Kinerja Summarecon Agung Semester 1/’16. Juga Merosot Drastis

Big Banner

Majalah Properti  Indonesia (MPI) edisi Oktober 2016 menurunkan laporan utama tentang kinerja 50 penguasa pasar properti. Di antaranya Summarecon Agung Group. Disebutkan pada semester I 2016 Summarecon Agung membukukan laba bersih sebesar Rp 142 miliar.

Nilai tersebut menunjukkan terjadinya penurunan signifikan kinerja Perseroan sebesar 74% bila dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama tahun 2015 lalu senilai Rp542 miliar.

Melorotnya kinerja perseroan juga terlihat pada pencapaian pendapatan yang turun 11% atau menjadi Rp 2,3 triliun dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2,5 triliun.  Seperti halnya pengembang township terkemuka lainnya, PT Summarecon Agung Tbk, tampaknya juga masih belum bisa terlepas dari efek negatif pertumbuhan ekonomi tahun lalu.

Summarecon sendiri untuk tahun 2016 ini berencana mengakuisisi lahan seluas 85 hektar di beberapa lokasi. Belanja modal yang disiapkan untuk akuisisi lahan tersebut mencapai Rp510 miliar.

Per 31 Desember 2015, total cadangan lahan SMRA mencapai 2.108 hektare, tersebar di tujuh lokasi. Serpong masih menjadi lokasi cadangan lahan terbesar, seluas 537 hektare, disusul Bogor 416 hektare, Bekasi 401 hektare, dan Bandung 349 hektar.  Versi  digital MPI dapat diakses melalui http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia  lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me