Sinar Mas Land Incar Rp 3 Triliun dari Amnesti Harga

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Ada banyak jalan menuju Roma. Demikian halnya untuk menggenjot penjualan properti, ada beragam cara. Satu di antaranya memanfaatkan euforia amnesti pajak. 

Apa yang dilansir Sinar Mas Land Group Senin (10/10/2016) adalah “mendompleng” istilah amnesti pajak (tax amnesty) dengan memelesetkannya menjadi amnesti harga atau price amnesty

CEO Strategic Development and Services Sinar Mas Land Group Ishak Chandra mengatakan produk-produk yang masuk program amnesti harga adalah bertahun produksi 2013 hingga 2015. 

“Produk-produk tersebut saat itu belum terjual atau terserap pasar,” ujar Ishak kepada Kompas.com.

Ada sekitar 3.430 unit dari total 4.900 produk atau 70 persen yang belum terjual dalam kurun waktu tersebut dan masuk produk kategori 1 dan 2. Produk-produk ini termasuk kavling, apartemen, dan landed houses (rumah tapak). 

Contohnya perumahan Kota Wisata Cibubur, Grand Wisata Bekasi, BSD City Serpong, Wisata Bukit Mas, dan Grand City Balikpapan.

Sementara sisanya sejumlah 1.470 unit merupakan produk baru yang dilansir kurun Januari-September 2016 atau yang akan dirilis pada Oktober hingga akhir tahun ini.

Produk-produk ini masuk kategori 3. Misalnya, The Elements Rasuna Epicentrum, Aerium Taman Permata Buana, dan South Gate Tanjung Barat.

Ishak menuturkan, serupa halnya dengan amnesti pajak, price amnesty juga terbagi dalam dua periode yakni tanggal 10 Oktober hingga 15 November 2016 dan tanggal 16 November hingga 31 Desember 2016.

Para konsumen yang membeli produk Sinar Mas Land kategori 1 dan 2 pada periode pertama secara langsung akan mendapatkan potongan harga sebesar 20 persen untuk pembelian kavling dan 15 persen untuk apartemen dan rumah tapak.

Sedangkan periode kedua, diskon harga yang diberlakukan adalah 15 persen untuk pembelian kavling dan 10 persen untuk apartemen dan rumah tapak. 

“Amnesti harga ini berlaku untuk semua skema pembayaran, mulai dari tunai keras, tunai bertahap dan kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA),” ucap Ishak.

Sementara mereka yang membeli produk kategori 3, akan mendapatkan cash voucher  senilai Rp 50 juta dan berlaku kelipatannya.

Ada pun harga produk yang ditawarkan dalam program amnesti harga ini serentang Rp 500 juta-Rp 10 miliar.

Dari program amnesti harga ini, Sinar Mas Land Group membidik transaksi penjualan Rp 2,5 triliun hingga Rp 3 triliun. 

 

properti.kompas.com