Siapkan Proyek Apartemen Baru, Saham BSDE Terperangkap Dalam Zona Sideways

Big Banner

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) meresmikan tahap akhir proyek apartemen perdananya di BSD City, Tangerang Selatan yakni Saveria Apartment. Hunian vertikal yang terdiri dari dua tower yakni South Tower dan North Tower ini telah dijual ke konsumen sejak November 2012. Proyek yang dimulai sejak 2013 silam, kalau tidak ada aral melintang, akan diserahterimakan kepada pembeli pada April 2015 mendatang.

Pada proyek Saveria Apartment memiliki 649 unit, yang terdiri dari empat tipe, yaitu studio, satu bed room, dua bed rooms dan dua bedroom corner. pada waktu ditawarkan pertama kali November 2012 lalu, harga yang ditawarkan sebesar Rp 236 juta hingga Rp 546 juta per unit, atau setara dengan Rp 10 juta sampai Rp 11 juta per m².

Dari sisi fundamental, pada kuartal I-2014 , segmen residensial kembali menjadi kontributor terbesar atas pendapatan usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yaitu dengan kontribusi sebesar 44 persen atau Rp549,36 miliar total pendapatan usaha jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2013 yakni senilai Rp323,59 miliar.

Angka tersebut setara pertumbuhan year on year (yoy) sebesar 70 persen. BSDE membukukan pertumbuhan Pendapatan Usaha organik 43 persen atau sebesar Rp1,25 triliun dibandingkan Pendapatan Usaha organik periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp877,54 miliar. Angka tersebut belum memasukan transaksi anorganik senilai Rp1,2 triliun kepada mitra Perseroan.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham hari  Jumat (13/6/14), saham  dibuka di level 1,550.  Dan setelah itu pergerakannya dikisaran 1,550 – 1,575. Dengan volume perdagangan saham BSDE mencapai 3.2 juta lot saham.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting melihat indikator teknikal, harga saham BSDE saat ini telah masuk dalam area jenuh jual dan bergerak konsolidasi. Terpantau indikator MA terus bergerak turun menuju bolinger band tengah. Selain itu indikator stochastic menunjukan harga yang berada pada zona jenuh jual mengindikasikan harga akan masih bergerak flat.

Sementara itu indikator ADX bergerak flat ketika  +DI menunjukan bergerak melemah di level 18, hal ini menunjukan penguatan BSDE akan segera berkurang. Diprediksi kenaikkan BSDE akan terkoreksi. Dengan kondisi fundamental dan teknikalnya, maka harga masih akan bergerak konsolidasi di level support Rp 1470 hingga resistance Rp 1733.

 

Regi Fachriansyah / Equity Analyst at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me