Sebanyak 610.000 Rumah Tak Layak Huni Akan Dikurangi

Big Banner

Ada sekitar 2,51 juta unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015. Data ini terbagi atas 2,18 juta rumah rawan layak huni dan 0,33 benar-benar tak layak huni. Untuk menangani fenomena ini, pemerintah meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Pekerjaan rumah bagi kami dalam RPJMN 2015-2019 adalah menurunkan dari 2,51 juta unit RTLH menjadi hanya 1,9 juta unit. Artinya kami harus mengurangi RTLH sebanyak 610.000 unit hingga 2019 nanti,” terang Jhony Fajar Sufyan Subrata, Direktur Rumah Swadaya Kementerian PU-Pera, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.

Johny menambahkan, besaran dana untuk program BSPS adalah maksimal Rp15 juta per rumah untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp30 juta yang ditujukan untuk pembangunan rumah baru. Dana telah disalurkan ke seluruh Pemda yang ada di Indonesia.

BACA JUGA : Jadi Tukang Cat di Rumah Sendiri, Begini Caranya

“Bantuannya bukan full tapi stimulan untuk mendorong masyarakat agar bisa berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas rumahnya,” tambah dia.

Pada tahun 2015, pihak Divisi Rumah Swadaya Kementerian PUPR  telah meningkatkan kualitas 82.245 unit rumah yang ada di seluruh Indonesia. Sedangkan target 94.210 unit rumah menjadi tujuan yang hendak dicapai pada tahun ini.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me