Atasi Macet, Surabaya Ciptakan ‘Underpass’ untuk Pertama Kalinya

Big Banner

Kota besar dan macet sudah jadi satu kesatuan dan menjadi masalah hampir semua kota, daerah, atau negara. Untuk menanggulanginya, banyak cara yang coba diterapkan dan pastinya berbeda-beda di tiap daerah. Tergantung pada kebutuhan dan bagaimana kondisi yang ada. 

Contohnya di Ibu Kota Jakarta. kemacetan coba diatasi dengan aturan pelat kendaraan ganjil genap yang diberlakukan belum lama ini. Lain lagi di China, yang belum lama ini sempat jadi topik pembicaraan karena menciptakan bus raksasa anti macet bernama TEB-1. Sementara di Vietnam, baru-baru ini pemerintah mengambil langkah besar dengan rencana mengusir semua kendaraan roda dua dari Ibu Kota Hanoi. 

Setiap kota atau daerah memiliki cara masing-masing mengatasi macet dan mengurai kepadatan. Satu lagi kota yang sedang merencanakan pembangunan atasi kemacetan ialah Surabaya. Kota terbesar kedua di Indonesia itu akan membangun underpass untuk pertama kalinya.

Underpass tersebut rencananya akan dibangun di Jalan Ahmad Yani dan memiliki panjang 860 meter. Alasan pemilihan tempat, karena jalan raya tersebut terletak di pusat kota dan salah satu yang terpadat atau sering macet saat ini. 

BACA JUGA : Vila Termahal di Dunia Ini Dijual Rp 16 Triliun

Underpass ini panjangnya 860 meter dan kedalaman 8 meter di bawah tanah. Akan ada dua jalur dan memakan biata sekitar Rp 273 miliar dengan proses pengerjaan 30 bulan,” terang Yudi Widargo, Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Balai Besar pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PU-Pera seperti keterangan yang diterima Rumahku.com. 

Desain dari underpass tersebut sudah selesai dan pembangunan direncanakan mulai pada pertengahan 2017 nanti. Biaya pembangunan sendiri bersumber dari dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Pembangunan proyek akan dimulai dari seberang kantor Dinas Kesehatan Jatim sebelum traffic light ke arah Jemursari. Sedangkan bagian lainnya berada di depan frontage road Jalan Ahmad Yani. 

Underpass dinilai lebih efektif mengatasi macet di Surabaya saat ini. Penggunaannya bisa mengurangi volume kendaraan yang melintas dan tidak mengganggu traffic light yang sudah ada. 

“Tadinya hendak dibangun fly over untuk mengurai macet. Tapi dari hasil evaluasi kami ternyata lebih baik dibangun underpass. Anggaran yang dikeluarkan juga dipangkas, dari yang awalnya Rp 35 miliar menjadi Rp 273 miliar,” tambahnya.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me