Ini Progres Konstruksi MRT Jakarta

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembangunan mass rapid transit (MRT) Jakarta fase I terus mengalami perkembangan percepatan.

Berdasarkan data PT MRT Jakarta per 30 September 2016, progres konstruksi MRT fase I dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI telah mencapai 58 persen.

Fase I ini sendiri terdiri atas dua pengerjaan, yakni jalur elevated atau layang dan jalur underground atau bawah tanah.

“Jalur elevated dari Stasiun Lebak Bulus-Sisingamangaraja progres konstruksinya sudah 38,49 persen, sedangkan jalur underground dari Bundaran Senayan-Bundaran HI konstruksinya sudah mencapai 74,49 persen,” ujar Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta Tuhiyat, di Kantor MRT Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Lebih rincinya, untuk jalur elevated yakni Depo dan Stasiun Lebak Bulus progresnya telah mencapai 33,09 persen, Stasiun Fatmawati-Cipete Raya 45,95 persen, dan Stasiun Haji Nawi-Blok A-Blok M-Sisingamangaraja sebesar 39 persen.

Sementara itu untuk jalur underground, yakni Stasiun Bundaran Senayan-Istora Senayan progresnya mencapai 71,5 persen, kemudian Stasiun Bendungan Hilir-Setiabudi sebesar 67,83 persen, dan Stasiun Dukuh Atas-Bundaran HI mencapai 80,5 persen.

“Progres jalur underground lebih cepat daripada jalur elevated karena memang tak terkendala lahan dan area pengerjaannya juga lebih besar tidak seperti di Lebak Bulus dan Fatmawati,” jelas Tuhiyat.

Konstruksi keseluruhannya sendiri ditargetkan rampung pada 2018 dan pengoperasiannya pada Mei 2019.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me