Industri Properti Berkontribusi 1,5 Persen terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Dari kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, di antaranya adalah untuk mendorong industri properti.

Sektor properti diibaratkan seperti lokomotif yang memiliki 174 gerbong di belakangnya.

“Universitas Indonesia (UI) menghitung, industri properti yang bergerak dapat mendorong perekonomian. Kalau industri properti berjalan dapat menyumbang 1,5 persen pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Ketua DPD REI DKI Jakarta Amran Nukman saat sambutan acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DKI Jakarta 2016, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Amran mengatakan, dari kontribusi 1,5 persen tersebut, REI sebagai organisasi pengembang, memiliki peranan di dalamnya.

Untuk itu, Amran berharap pemerintah memberikan kemudahan untuk berusaha. 

Sementara di dalam hal pemenuhan kewajiban, tambah dia, 9 tahun lalu REI DKI mengumpulkan para pengembang yang diharuskan membangun rumah susun (rusun) sederhana.

Kesulitannya, jika membangun di lahan milik pengembang, harga yang ditetapkan pemerintah tidak sesuai dengan harga lahan yang dipatok mengikuti mekanisme pasar.

“Kami menginisasi mengumpulkan pengembang yang punya kewajiban dan membangun 360 unit rusun di Pulogebang, Lahannya punya pemda,” kata Amran.

Rusun ini, dibangun dengan standar pemda dan menjadi 4 blok. Sebanyak 2 blok sudah diserahterimakan pada pemerintah.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me