Area Komersial Tumbuh di Pondok Cabe

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Kawasan Pondok Cabe (Cirendeu), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mulai dilirik untuk pengembangan area komersial. Letaknya yang cukup dekat dengan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dan perlintasan dari Pamulang dan Sawangan-Depok, cukup potensial untuk  tempat bisnis. Prospeknya akan semakin bagus dengan rencana perubahan Bandara Pondok Cabe yang akan dioperasikan menjadi bandara komersial.

SOHO 8

SOHO 8

Salah satu area komersial yang tengah dikembangkan di kawasan ini adalah SOHO 8 yang dikembangkan PT Baruna Realty (Greenwoods). Greenwoods Group selama ini dikenal sebagai salah satu pengembang yang banyak mengembangkan mini realestat dan townhouse di Tangerang Selatan. Lokasi SOHO 8 dekat kampus Universitas Terbuka (UT) berseberangan dengan Pasar Modern City Market.

“SOHO 8 dibangun di lahan seluas 3.000 m2 di pinggir Jl Pondok Cabe.  Proyek ini mencakup 4 unit ruko dan 29 unit SOHO+townhouse 3 lantai+rooftop,” ujar Ferry Ferdinan Kalalo, Marketing Manager Greenwoods Group, kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (19/10).

Rukonya diletakkan di bagian paling depan dengan konsep double decker. Sementara SOHO+townhouse lebih ke dalam mengikuti bentuk kaveling yang memanjang. Lay-out  SOHO dirancang untuk memenuhi fungsi kantor dan hunian. Lantai 1 diposisikan seperti basement yang bisa menampung 3 mobil dan 1 motor selain pantry.

Lantai 2 yang plafonnya setinggi 5 meter dikonsep sebagai mezzanine (loft) untuk ruang kantor. Huniannya di lantai 3 terdiri 2 kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dan dapur. Untuk memaksimalkan fungsi bangunan di lantai teratas dijadikan roof garden. Rukonya terdiri tipe 144/48, 156/52, dan tipe 225/75 seharga mulai Rp3 miliaran. Sementara Soho dengan luas bangunan 179-194 m2 di kaveling 45-53 m2 harganya mulai Rp1,9 miliar. Kendati lahannya kecil tempat ini masih bisa menyediakan fasilitas kolam renang dan gym di bagian belakang.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me