Sistem Transportasi Buruk Jadi Penyebab Warga Perkotaan Rentan Stres

Big Banner

JAKARTA – Buruknya sistem transportasi massal yang ada di Jakarta telah menjadi rahasia publik. Pemerintah pun tampak mulai serius membenahinya melalui pembangunan sejumlah proyek seperti Light Rail Transit (LRT) dan Mass Rapid Transit (MRT).

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan, Jakarta sebagai megapolitan dinilai harus sudah seharusnya dilakukan demi mensejajarkan Jakarta dengan kota negara lain yang layak huni seperti Melbourne.

“Tata kota dan sistem transportasi yang buruk jadi faktor penekan yang bikin warga rentan strees,” kata Nirwono dalam diskusi ‘Dampak Transportasi Massal Terhadap Properti’, di Jakarta, Kamis (20/10/2016). (Baca juga: Pengembangan Transportasi Pasti Pengaruhi Tata Kota)

Nirwono berpendapat, untuk itu kunci mengatasi masalah tersebut adalah mensinkronisasikan rencana tata ruang kota dengan perkembangan transportasi massal.

“Karena pengembangan transportasi akan berdampak pada tata kota dan properti di sekitarnya, dan kemacetan itu timbul karena sistem transportasi yang buruk dan pengelolaan tata kota yang belum baik,” katanya.

Maka, menurutnya setiap warga harus memiliki visi yang sama untuk menjadikan kotanya layak huni. Sebab jika berbicara soal kemacetan dan tata kota itu akan berbicara soal manusia di dalam kota itu sendiri.

“Jika kemacetan terjadi akan timbul masalah sosial lainnya, untuk itu transportasi massal yang baik itu jadi kunci,” ujarnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me