Dukung Urbanisasi, Pemerintah Tiongkok Berikan Subsidi Perumahan 4,7 Juta Unit

Big Banner

Pemerintah Tiongkok mendorong agar urbanisasi dapat di lakukan dengan cepat dan telah melakukan koordinasi dalam beberapa minggu terakhir akibat tertahannya urbanisasi akibat pendaftaran rumah tangga Tiongkok (Hukou), sistem yang memisahkan penduduk perkotaan dengan pedesaan, renovasi perumahaan dan pengembangan kota.

Dewan kabinet negara Tiongkok pada hari Senin (11/8) telah meluncurkan kebijakan yang mendukung efisiensi penggunaan lahan di sekitar stasiun kereta api serta  dorongan pemerintah agar operator kereta api membangun stasiun dan lakukan pengembangan properti.

Yang menjadi tujuannya adalah membangun sebuah perkotaan yang memiliki sarana transportasi yang di lengkapi dengan kereta api untuk mendukung sarana tersebut. Hu Cunzhi, wakil menteri sumber daya dan tanah Tiongkok, mengatakan bahwa ini merupakan pola baru pelayanan terhadap masyarakat dengan memberikan dukungan penuh.

Maret lalu, melalui data yang di rilis mengenai rencana urbanisasi Tiongkok 2014-2020, dimana pada tahun 2020, rasio penduduk permanen Tiongkok perkotaan total populasi diharapkan mencapai 60% dari 53,7% pada akhir tahun 2013, di pastikan akan berdampak besar pada permintaan investasi di bidang pelayanan publik, infrastruktur dan perumahaan.

Kabinet Tiongkok memberikan pengumuman pada Senin lalu yang berisi janji dukungan keuangan untuk merenovasi perumahan kumuh akan berdampak sebagai kunci dalam urbanisasi. Pemerintah Tiongkok juga telah menetapkan subsidi pembangunan kembali 4,7 juta unit rumah tahun ini.

Bulan lalu dewan negara Tiongkok, mengumumkan mengenai perombakan sistem hukou, termasuk menyamakan status pedesaan dan perkotaan, skema migrasi dan perluasan pelayanan sosial dasar untuk semua penduduk.

Sekitar 100 juta orang akan menetap di kota-kota pada tahun 2020 dan pemerintah akan menghapus batas hukou di kota-kota kecil, melonggarkan batas di kota-kota menengah, dan menetapkan kualifikasi kota-kota besar.

Qu Hongbin seorang ekonom  & kepala HSBC Tiongkok mengatakan bahwa perubahan ini merupakan langkah besar dalam meruntuhkan hambatan instituonal antara kehidupan perkotaan dan pedesaan.

Tujuh kementerian Tiongkok juga mengumumkan bahwa mengembangkan pemukiman lainnya pada tingkat nasional. Daftar yang sudah di memiliki sebanyak 3.675 kota, jumlah tersebut merupakan dua kali lipat daftar 2004 dan ini menjadi prioritas. Kota-kota yang akan mengalami penyesuaian memiliki persyaratan yang cukup tinggi termasuk populasi, potensi pertumbuhan serta fungsi layanan yang diberikan

 

Rully/Journalist/VM/VBN
Editor: Mark Sinambela

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me