Merancang Ruang Keluarga Agar Hangat

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Jangan anggap sepele sebuah hunian khususnya bagi pengembangan potensi emosional dan sosial anak. Rumah, seperti juga sekolah dan tempat lainnya, berperan penting untuk pengembangan potensi kognitif, psikologis, pendidikan, dan faktor lainnya pada anak-anak. Umumnya ruang kelurga (living room) menjadi pusat kegiatan sosial sebuah keluarga dan di ruang inilah kita harus mengupayakan kehangatan keluarga.

gostinaya-v-skandinavskom-stile-16

Ruang keluarga harus dirancang senyaman mungkin untuk membuat seluruh anggota keluarga merasa nyaman bahkan tanpa perangkat TV misalnya. Artinya, kehangatan yang timbul memang karena aktivitas para anggotanya bukan karena disibukkan dengan tayangan TV.

Menurut Esya Roza, arsitek dan desain interior dari Desain Dekor Jakarta, hal utama dan standar yang harus diadakan terlebih dahulu adalah sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik dan ini sesungguhnya berlaku umum untuk seluruh ruang di rumah. “Tapi yang harus diperkuat pada sebuah living room adalah bagaimana di ruang ini bisa menjadi area “pengikat” keluarga,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima housing-estate.com. Sabtu (22/10).

Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah, kita bisa menjadikan ruang keluarga sebagai ruang memorabilia. Tampilkan karya-karya si kecil seperti lukisan atau puisi, foto-foto liburan, hingga kaos kaki yang digunakan saat anak kita masih bayi. Ini untuk menunjukan dan mengingatkan betapa besar perhatian orang tua terhadap buah hati dan membuat ruang keluarga menjadi ruang pajang yang menyenangkan.

Pemilihan pernik dekorasi bisa memperkuat kehangatan yang ditimbulkan dari ruang keluarga. Misalnya bisa kita gunakan karpet dengan bantal-bantal, bean bag, sofa dengan daybed, dan lain-lain. Berbagai perabot ini bisa dikombinasikan dengan penggunaan warna yang mengadopsi unsur alam seperti kayu ataupun bebatuan guna menambah unsur kehangatan sebuah ruang.

“Setelah seluruh anggota keluarga beraktifitas, berkumpul bersama di ruang keluarga akan menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Aktivitas seperti ini akan sangat berpengaruh terhadap kematangan maupun daya tangkap anak selain menumbuhkan rasa percaya diri, berani menyampaikan pendapat, dan yang terpenting terjalin komunikasi yang hangat antar keluarga,” imbuh Esya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me