Pekerja Muda Dominasi Ajukan KPR Subsidi

Big Banner
Foto: iStock Photo

Pekerja formal masih mendominasi pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi. Hal ini terlihat dari data penyaluran kredit perumahan yang dilakukan Bank Tabungan Negara (BTN).

KPR Subsidi BTN mensyaratkan nasabah harus berusia 21 tahun, atau sudah menikah. Aturan lainnya adalah memiliki penghasilan per bulan mencapai Rp4 juta untuk rumah tapak, dan Rp7 juta untuk rumah susun.

Baca juga: Bekasi, Kota Paling Banyak Diminati Kaum Muda untuk Beli Rumah

Sepanjang 2016, pemohon terbanyak berada pada usia 21-30 tahun dengan jumlah 20.999 nasabah. “Mereka semua rata-rata pekerja formal,” ujar Business and Sales Department Head BTN KPR Subsidi, Budi Permana, Jakarta, Jumat (21/10).

Persyaratan penghasilan memang pada akhirnya membuka kemungkinan lebih besar bagi para pekerja formal. Tenor yang panjang juga menghasilkan karakter tersendiri bagi peminat KPR.

Baca juga: Harga Rumah Subsidi Segera Naik?

Mereka, lanjut Budi, rata-rata adalah pasangan yang baru menikah. Apalagi harga rumah KPR Subsidi masih bisa terjangkau pada harga Rp133,5 juta sesuai keputusan pemerintah.

Bagaimanapun, hal ini sesuai dengan program sejuta rumah yang menyasar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti diketahui, rumah subsidi mendapat bantuan pemerintah melalui dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). (Vri)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me