Harga Hunian Jababeka Residence Meningkat 20% Pertahun

Big Banner

JAKARTA—PT Grahabuana Cikarang selaku pengembang kawasan Jababeka Residence, Cikarang Barat, memproyeksikan peningkatan harga hunian di kawasan tersebut minimal dapat mencapai 20% per tahun.

Presiden Direktur PT Grahabuana Cikarang Sutedja Darmono mengatakan, kawasan Kota Jababeka Cikarang saat ini telah menjelma sebagai kota baru terintegrasi dengan tingkat kepadatan penduduk hingga 1,2 juta jiwa, tidak lagi hanya kawasan industri.

Tingkat kebutuhan hunian di kawasan ini sangat tinggi, ditopang oleh tingginya pekerja lokal dan ekspatriat yang bekerja di 1.650 perusahaan nasional dan multinasional yang ada di kawasan industri Jababeka. Ada sekitar 1 juta orang pekerja lokal dan 10.000 orang ekspatriat dari 30 negara.

Selain itu, terdapat President University yang saat ini mahasiswanya mencapai 5.000 orang. Universitas ini tengah terus mengembangkan kapasitasnya untuk dapat menampung 10.000 mahasiswa pada 2020 mendatang.

Permintaan atau kebutuhan hunian di kawasan ini relatif tinggi sehingga pasar properti di sini relatif tetap bergairah di saat kawasan lain tertekan. Sutedja mencontohkan salah satu proyeknya, Elvis Tower, yang diluncurkan sejak dua tahun lalu dan kini mencatatkan kenaikan harga 40%.

“Supply hunian yang sudah kita bangun sejauh ini masih sangat tebatas bila dibandingkan dengan tingkat demand yang ada. Dalam kurun waktu satu hingga dua tahun ke depan, pertumbuhan penduduk di sini bisa meningkat ribuan orang, sementara pasokan hunian kita yang akan selesai hanya ratusan unit,” katanya, Rabu (19/10).

Menyusul suksesnya proyek Elvis Tower yang terinspirasi dari bintang Hollywood, Elvis Presley. Jababeka Residence kembali menghadirkan proyek apartemen baru yang menimba inspitasi dari artis Hollywood.

Kali ini, Jababeka Residence mengambil inspirasi dari bintang wanita legendaris  Hollywood era 1950-an yakni Marilyn Monroe dengan proyek terbaru yakni Monroe Tower. Proyek ini merupakan apartemen kelas menengah dan menjadi proyek unggulan Jababeka Residence tahun ini.

Apartemen ini memiliki kapasitas total 378 unit, terdiri atas tipe studio 21 m2 sebanyak 322 unit dan tipe dua kamar tidur 42 m2 sebanyak 56 unit. Tiap unit dipasarkan mulai Rp300-an juta.

“Pasokan ini masih tidak seberapa dibandingkan kebutuhan di sana. Secara rata-rata proyek kita meningkat harganya minimal 20% per tahun, tetapi jika ekonomi membaik di tahun depan, bisa meningkat hingga 100%. Itu sudah pernah terjadi di sini dan bukan mustahil terjadi lagi,” katanya.

Jababeka Residence tidak menawarkan konsep jaminan sewa bagi pembeli unit di Monroe Tower seperti di proyek Jababeka Residence lainnya,  sebab animo masyarakat untuk membeli produk ini diperkirakan akan sangat tinggi. Hal ini sudah terbukti dari suksesnya penjualan menara sebelumnya, Elvis Tower.

Apalagi, kedua menara apartemen ini berada di lokasi sangat strategis di jantung Kota Jababeka. Monroe Tower berada berdampingan dengan Elvis Tower dan terintegrasi dengan lifestyle center Jababeka Residence yang akan resmi beroperasi akhir bulan ini, yakni Hollywood Junction.

Sejumlah tenant makanan dan minuman dari kelas memengah atas telah siap beroperasi di sana. Proyek hunian dan kawasan komersial ini merupakan bagian dari pengembangan Mega Klaster Movie Land seluas 36 hektar yang mengusung konsep perfilman sebagai sumber inspirasinya.

Sutedja mengatakan, nilai investasi hunian di Jababeka Residence akan terus meningkat karena sejumlah keunggulan. Saat ini, Plaza Indonesia Jababeka dengan skala seperti Plaza Indonesia di Bundaran Hotel Indonesia telah mulai dibangun di lokasi yang berjarak hanya sekitar 300 meter dari Monroe Tower. President University pun dapat ditempuh hanya dengan berjalan kaki.

Plaza Indonesia Jababeka tahap pertama dengan area ritel 65.000 m2 akan beroperasi pada 2018 mendatang, satu tahun sebelum Monroe Tower diserahterimakan.

Jababeka Residence hanya berjarak sekitar 30 km hingga 35 km dari Jakarta. Tahun depan, satu pintu tol baru yang mengakses ke Jababeka Residence akan dibuka di KM 29, melengkapi dua pintu tol lainnya yakni di KM 31 dan KM 34.

Saat ini koridor tol Jakarta-Cikampek memang relatif sangat macet, tetapi pemerintah punya banyak rencana untuk menambah infrastruktur yang mendukung konektivitas Jakarta—Cikarang, seperti LRT, KRL Commuter Line, tol layang Jakarta-Cikampek, dan kereta cepat Jakarta—Bandung.

Pekan lalu, Jababeka Residence telah memulai pengenalan produk kepada agen-agen properti dari berbagai broker papan atas. Tidak tanggung-tanggung, Jababeka Residence memberikan banyak promosi menarik bagi agen maupun calon pembeli.

Jababeka Residence menjanjikan komisi hingga 3% per unit bagi agen yang mampu menjual hingga empat unit, tetapi akan meningkat seluruhnya menjadi 4% per unit bila mampu menembus lima unit. Selain itu, masih banyak skema bonus lainnya. Jababeka pun menjanjikan paket jalan-jalan ke Filipina dan Amerika Serikat bagi agen dan pembeli, dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Pada 1 November 2016 mendatang, Jababeka Residence siap menyelenggarakan pengenalan produk akbar kepada 1.000 agen di Senayan City untuk mendukung pemasaran. Sutedja optmis, produk ini akan kembali mendulang sukses. (***)

properti.bisnis.com