Untung Rugi Pembayaran dengan Sistem Tunai Bertahap

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Oktober 2016 menurunkan pembahasan tentang sistem-sistem pembayaran yang dikenal dalam transaksi di bisnis properti. Di antaranya adalah Tunai bertahap. Apa saja untung ruginya berikut penjelasannya.

Sesuai dengan namanya, sang pembeli properti tidak perlu langsung membayar lunas properti yang dibeli. Meskipun sedikit mirip dengan kredit, sistem pembayaran tunai bertahap tidak memiliki bunga sedikitpun.

Jangka Waktu Pembayaran

Jangka waktu untuk melunasi pembayaran dengan cara tunai bertahap biasanya sesuai dengan kesepakatan bersama penjual. Penjual di sini biasanya adalah pihak pengembang yang menjual rumah. Perlu diketahui juga bahwa jangka pembayaran tunai bertahap pasti lebih singkat jika dibandingkan dengan pembayaran dengan kredit. Pada umumnya, jangka waktu pembayarannya mulai dari 18 bulan hingga 3 tahun.

Layaknya kredit, metode pembayaran tunai bertahap juga mewajibkan sang pembeli properti memberikan uang muka atau down payment (DP). Jumlahnya tidak pasti karena disesuaikan dengan
kesepakatan awal transaksi.

Sisa uang yang belum dibayarkan akan dibagi rata sesuai dengan jangka waktu pembayaran yang sudah disepakati. Perlu diingat, bahwa tidak ada bunga sedikitpun di dalam pembayaran ini. Sang pembeli benar-benar hanya harus membayar sejumlah harga rumah. Misalnya begini, harga rumah yang dibeli adalah Rp800 juta dengan DP yang disepakati adalah 40% dan masa pembayaran 30 bulan. Dengan demikian, jumlah DP yang harus dibayarkan adalah Rp320 juta. Kemudian setiap bulannya harus membayar sekitar Rp16 juta.

Keuntungan dan Kerugian

Ada beberapa kentungan yang akan didapatkan apabila menggunakan sistem pembayaran tunai bertahap. Banyak di antara pengembang yang memberikan promo berupa potongan harga pada
pembayaran tunai, termasuk tunai bertahap. Meskipun demikian, tentunya potongan yang diberikan akan lebih kecil daripada pembayaran tunai keras.

Seperti yang telah ditekankan sejak awal, tidak ada bunga sedikitpun dalam pembayaran tunai bertahap. Hal ini disebabkan sang pembeli tidak perlu membayar ke bank, melainkan melakukan
pembayaran langsung kepada pihak pengembang.

Sang pembeli properti pun tentunya tidak perlu meluangkan waktu dan tenaga untuk mengurus adminitrasi. Hal lain yang sangat menguntungkan yaitu tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk administrasi, bunga bank, dan lainnya.

Selanjutnya, perlu diketahui juga mengenai keuntungan dari tunai bertahap. Dalam hal ini, akan dibandingkan dengan metode pembayaran kredit. Jangka pembayaran tunai bertahap memang lebih
singkat daripada kredit. Hal ini tentunya membuat pembeli harus menyiapkan uang dalam jumlah besar untuk membayar setiap bulannya.

Ada satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan jika menggunakan metode pembayaran tunai bertahap, yaitu membuat perjanjian tertulis. Perlu diingat bahwa pembayaran tunai bertahap
tidak melibatkan bank, sehingga pembeli harus lebih waspada.

Pastikan setiap pembayaran dilengkapi dengan bukti tertulis yang dipegang oleh kedua belah pihak. Hal lain yang perlu diketahui adalah sang pembeli memiliki hak penuh untuk langsung menyimpan
semua berkas dari properti ketika DP sudah selesai dibayarkan.
(Versi digital mpi dapat diakses melalui https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia atau http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis. )

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me