Kembangkan Borneo Bay City, Agung Podomoro Tanam Investasi Rp 2,8 Triliun

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Ekspansi pengembang properti PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) merambah tanah Kalimantan.

Tepatnya di Balikpapan, Kalimantan Timur, APLN mengembangkan properti multi-fungsi Borneo Bay City, yakni yang terletak di pinggir pantai.

Dalam pengembangan seluas 8 hektar tersebut, APLN menyiapkan investasi sebesar Rp 2,8 triliun.

“Pendanaannya pertama berasal dari capital internal. Kedua, dari capital pembeli yang sudah masuk. Terakhir, bridging perbankan,” ujar Assisten Vice President Marketing PT Pandega Citraniaga Alvin Andronicus di APL Tower, Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Mengusung tagline “5 Elements in One”, Borneo Bay City rencananya akan diisi oleh mal, hotel, apartemen, taman, dan pusat kuliner.

Untuk pengembangan mal, APLN membangun 2 mal sekaligus ditambah satu mal yang sudah ada.

Sebelum mengembangkan Borneo Bay City, APLN memang mengakuisisi Plaza Balikpapan Trade Mall yang sebelumnya bernama Balikpapan Center.

“Trade mall yang lama pun direstorasi menjadi pusat trade mall se-Kalimantan Timur,” kata Alvin.

Adapun untuk apartemennya, APLN mengembangkan 7 menara dengan total 1.220 unit. Saat ini, posisi penjualan sudah 70 persen dengan sisa 400 unit yang belum terjual.

Apartemen yang dikembangkan ini mengusung konsep resor dan menghadap ke laut. Sementara hotel di Borneo Bay City, dipersiapkan menjadi hotel bintang 5 dengan total 298 kamar.

Sebagai pengelola, APLN menggandeng Accor Group.

“Di Balikpapan ini kekurangan hotel. Pasokan bintang 5 ada, tapi masih kurang,” kata Alvin.

Menurut dia, Balikpapan akan terus berkembang dengan adanya penambahan para pengusaha atau pebisnis yang menginap di kota Banua Patra ini.

Selain itu, Alvin menambahkan, dengan adanya hotel, penghuni apartemen yang menerima tamu tidak perlu kebingungan mencari penginapan.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com