Harga Lahan Melambung, Rumah Tipe 66 Dibanderol Rp 2,5 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com – Bagi Anda yang tidak sensitif terhadap angka dan harga, rumah dengan luas bangunan 66 meter persegi dan lahan 90 meter persegi yang dibanderol Rp 2,5 miliar mungkin biasa saja.

Sebaliknya bagi kalangan berpenghasilan rendah (MBR) uang sebanyak itu bisa dibelanjakan berbagai macam kebutuhan. Bukan hanya rumah, juga perabot pelengkapnya, dan kendaraan.

Namun, itulah fakta yang terjadi di Jakarta saat ini. Rumah mungil seharga Rp 2,5 miliar itu ada di kawasan pengembangan CitraGarden City, Jakarta Barat, 

Apa yang membuat harga rumah di CitraGarden City khususnya, dan Jakarta terus meroket?

Menurut Associate Director PT Ciputra Residence, pengembang CitraGarden City, Nararya Ciputra Sastrawinata, lahan dan ketersediannya adalah faktor utama. 

Saat ini, pasokan lahan siap bangun sudah sangat terbatas. Karena itu, tak mengherankan jika harganya menembus angka Rp 15 juta per meter persegi.

PT Ciputra Residence pun memutuskan akan memanfaatkan lahan terbatas itu untuk pengembangan properti campuran, antara perumahan, apartemen, dan komersial.

“Kami mempertimbangkan demand  pasar juga,” ujar Nararya kepada Kompas.com, di Jakarta, Sabtu (29/10/2016). 

Selain itu, sambung Nararya, lokasi proyek gampang diakses dari dan ke arah manapun. Mulai dari Terminal Kalideres, hingga dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Kelengkapan fasilitas macam sekolah, pusat belanja, rumah sakit, sarana olahraga, dan lain-lain juga ikut memengaruhi tingginya harga rumah di kawasan ini.

Jika harga rumah terkecil dipatok Rp 2,5 miliar, bagaimana dengan yang terluas? Nararya menyodorkan data lebih dari Rp 9 miliar. Dimensi rumahnya 348/200 meter persegi.

“Untuk rumah dengan harga di atas Rp 9 miliar ini merupakan smart home yang dilengkapi dengan CCTV dan perangkat otomatis lainnya,” kata Nararya.

Siapa pembelinya?

Nararya menyebut para pembeli rumah di CitraGarden City ini sebagai pelanggan berulang atau repeat customer yang sudha pernah membeli dan berinvestasi pada produk-produk Ciputra Residence sebelumnya.

“Mereka membeli dengan cara kontan atau cash dan tunai bertahap,” tandas dia.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com