Grup Intiland Dev. Salah Satu Penguasa Lahan Terbesar

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi November 2016 menurunkan liputan utama tentang 15 pengembang yang menguasai lahan terbesar di Indonesia. Salah satunya adalah Grup Intiland development.

Perusahaan properti yang dikomandoi Hendro Gondokusumo ini juga tercatat sebagai pemilik cadangan lahan terbesar ketiga di Indonesia dengan kepemilikan lahan seluas 2.046 hektar atau dengan nilai atas tanah Rp3,4 triliun. Luas cadangan ini meningkat 3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 1.979 hektar.

Cadangan lahan Intiland tersebar di beberapa kota seperti Tangerang, Maja, Bekasi, Jakarta, Serang dan Surabaya. Kawasan Maja masih tercatat sebagai cadangan lahan terbesar milik pengembang apartemen Regatta Jakarta ini dengan lahan seluas 1083 hektar, disusul Tangerang (395 hektar), serta Pantai timur Surabaya (901 hektar).

Pada Semester I 2016 PT Intiland Development Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp150,65 miliar atau meningkat 16,06% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp129,80 miliar.

Pencapaian kinerja tersebut didukung oleh Pendapatan perseroan yang bertumbuh menjadi Rp1,13 triliun atau meningkat 14,14% dari periode yang sama tahun 2015 lalu sebesar Rp993 miliar.

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland menuturkan, untuk tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 20%. Untuk merealisasikan target tersebut, Intiland akan berfokus pada penjualan seluruh inventori proyek-proyek eksisiting seiring dengan peluncuran sejumlah proyek baru di Jakarta maupun Surabaya.

Perseroan juga menargetkan porsi pendapatan berkelanjutan sepanjang tahun ini dapat berkontribusi sebesar 12% terhadap total pendapatan, dari tahun lalu yang berkisar 9-10%. Mayoritas kontribusi pendapatan berkelanjutan Intiland berasal dari sewa gedung perkantoran yang berlokasi di Jakarta dan Surbaya. (Versi digital MPI dapat diakses melalui http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomi. Atau dapat melalui Agen penjualan majalah serta tokok-toko buku terkemuka.

mpi-update.com