Developer Diminta Cermati Daya Beli Konsumen

Big Banner

JAKARTA – Para developer diminta mencermati daya beli konsumen di tengah kondisi bisnis properti saat ini. Pasar properti 2016 dinilai tidak terlalu berbeda dengan setahun sebelumnya.

“Secara umum developer harus terus mencermati daya beli konsumen dengan menawarkan cara pembayaran yang cukup ringan dan menarik,” ujar Director Research and Advisory Chusman & Wakefield Arief Rahardjo, kepada Investor Daily, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia juga menambahkan, dengan banyaknya kompetisi, para pengembang properti membidik target pasar yang sesuai. “Selain itu, menciptakan produk yang kompetitif sangatlah penting di setiap sektor propertinya,” tutur dia.

Menurut Arief, kinerja pasar properti 2016 tidak terlalu berbeda dengan 2015. Kondisi pertumbuhan ekonomi yang belum lebih baik pada ujungnya mengakibatkan permintaan properti belum pulih. Walaupun banyak peraturan yang ditujukan meningkatkan permintaan properti seperti di antaranya relaksasi loan to value (LTV). “Kemudian tax amnesty belum terlalu terlihat dampaknya di kinerja properti kuartal ketiga 2016,” jelas dia.

Dia menilai, aspek yang menompang pertumbuhan properti adalah pembeli yang masih tingkat menengah.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me