Sulitnya Lahan Di Cilandak Karena Favorit Ekspatriat

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Cilandak, Jakarta Selatan, merupakan kawasan yang dekat dengan koridor bisnis (CBD) T.B. Simatupang di mana banyak perusahaan pertambangan yang mempekerjakan orang asing (ekspatriat). Para eksekutif ekspatriat ini umumnya tinggal di wilayah sekitarannya seperti Pondok Indah, Kemang, dan yang terdekat tentu Cilandak.

Ilustrasi, perumahan menengah di daerah Cilandak

Ilustrasi, perumahan menengah di daerah Cilandak

Menurut Ina, Marketing PT Lintas Cipta Development (LC Development), sebuah perusahaan pengembang, mencari lahan di Cilandak untuk dikembangkan menjadi townhouse cukup sulit karena banyak masyarakat yang tidak mau melepaskan propertinya. “Rumah-rumah besar di sini banyak yang disewakan ke ekspatriat sehingga mereka tidak mau menjual,” ujarnya kepada housing.com di salah satu proyek LC Development di Cilandak, Hira House, Kamis (3/11).

Kalaupun ada tanah kosong biasanya tidak akan dilepas oleh pemiliknya, karena itu pengembangan mini real estat atau townhouse yang kian sulit ini juga membuat tipe rumah yang dipasarkan kian premium. Hira House misalnya, dibangun sebanyak 6 unit rumah dengan tipe terkecil 278/232 seharga Rp9,7 miliar sementara yang terbesar 285/360 seharga Rp12 miliar.

Hira House berlokasi di Jalan Berlian, masuk dari Jalan Intan dari koridor T.B. Simatupang (depan Cilandak Town Square/Citos). Rumahnya dibuat dengan model American Classic 2,5 lantai, 4 kamar (2 master bedroom), lantai atas untuk ruang service dengan 2 kamar pembantu, dan setiap rumah memiliki kolam renang.

“Dari 6 unit sekarang sudah terjual 3 unit dan saat ini lagi dibangun 1 unit. Serah terimanya sendiri ditargetkan 1,5 tahun. Di sini kami juga menyediakan kaveling seharga Rp35 juta/m2 dengan luas mulai 200-an m2. Disediakan juga gambar arsitek maupun layout untuk mengembangkan sendiri rumahnya,” pungkasnya.

housing-estate.com