Rp 500 Miliar untuk Atasi Rob Semarang

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Beberapa titik di Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah seringkali mengalami bencana rob atau banjir yang disebabkan oleh pasangnya air laut.

Rob terjadi karena pengambilan air tanah yang berlebihan sehingga permukaan air laut sampai ke daratan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan anggaran Rp 500 miliar dengan membangun tanggul permanen.

“Kalau terjadi pasang, langsung banjir. Kita melakukan upaya tahun ini, di Semarang khususnya, akan ada perbaikan di tanggulnya,” ujar Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Imam Santoso di Jakarta, Jumat (4/11/2016).

Perbaikan tanggul ini dilakukan dalam 3 tahun anggaran atau sampai 2018. Sementara tanggul dikerjakan, pemerintah memasang 6 pompa yang dapat dipindahkan di Semarang untuk mengantisipasi rob.

Banjir dan rob di Kaligawe sering terjadi, terutama saat hujan deras melanda Kota Semarang.

Sejumlah titik yang sering tergenang antara lain Jalur utama Pantura dari Kecamatan Genuk sampai pintu perlintasan kereta api.

Banjir yang terjadi September silam, air paling tinggi ada di bawah jembatan layang jalan tol dan titik sebelum perlintasan pintu kereta api.

Selama ini, penanganan rob dilakukan secara darurat yaitu dengan memompa air keluar dari titik banjir. Penanganan darurat lainnya adalah dengan membangun sistem polder sementara.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me