Urbanisasi di Indonesia Belum Menyejahterakan Rakyat

Big Banner

JAKARTA – Urbanisasi di Indonesia dinilai masih belum menjadi urbanisasi yang menyejahterakan. Kendati begitu, urbanisasi juga tidak bisa dihindari oleh perkotaan.

Pengamat Perkotaan sekaligus akademisi urban-planning dari Universitas Trisakti Wicaksono Sarosa menuturkan, urbanisasi di Indonesia berbeda dengan Thailand, Vietnam, dan China.

“Urbanisasi di Indonesia belum menyejahterakan, di Indonesia satu persen urbanisasi korelasinya rendah dengan pertambahan Gross Domestic Product (GDP) per kapita,” kata Wicak, saat Seminar Urbanization, Urban Housing, and Housing Finance in Indonesia, Senin (7/11/2016).

Wicak mengatakan, sehingga dengan adanya urbanisasi justru masyarakat miskin dari desa menjadi tambah miskin ketika datang ke kota. Hal tersebut menjadi tantangan bagaimana cara mereka menjadi sejahtera desa dan sejahtera kota.

“Ini cermin karena kita tidak siap menghadapi urbanisasi dari desa ke kota. Padahal yang kita inginkan dari miskin desa jadi sejahtera kota,” katanya.

Untuk mengatasinya, maka perlu dibuat pusat konsentrasi baru sehingga terjadi penyebaran tidak hanya di Jakarta dan kota-kota besar.

“Perlu ada kebijakan yang jelas untuk bagaimana menghadapi situasi ini. Seperti ada payung hukum yang kuat sehingga kota tidak tumbuh begitu saja, jalan sendiri-sendiri,” katanya.

Wicak menambahkan, maka dari itu penting untuk membuat national urban policy, sehingga urbanisasi di Indonesia lebih menyejahterakan. “Itu yang dilakukan China pada awal pertumbuhan,” tambahnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me