Terbitkan Surat Utang Jangka Pendek, Saham PTPP Cari Tumpuan Bangkit

Big Banner

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menerbitkan utang jangka pendek (medium term notes/MTN) melalui mekanisme private placement senilai Rp300 miliar. masa jatuh tempo MTN XXI ini adalah tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 26 September 2017 dengan bunga yang diberikan dari surat utang jangka pendek ini sebesar 9,8% per tahun. Mekanisme dan wilayah MTN XXI melalui penawaran terbatas atau private placement di wilayah Indonesia. Pihak-pihak yang telah membeli MTN tersebut adalah 1 investor institusi dengan nilai Rp300 miliar.

Sepanjang semester I-2014, PTPP mencatatkan laba bersih sebesar Rp146,7 miliar. Capaian laba tersebut hanya naik 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2013 yakni sebesar Rp143,4 miliar. Kenaikan laba tersebut merupakan konstribusi seluruh pilar bisnis Perseroan yang menghasilkan keuntungan bagi Perseroan, yaitu konstruksi, properti, EPC, pracetak, peralatan dan investasi. Sampai dengan semester I, Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha (revenue) sebesar Rp4,6 triliun atau naik 10,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp4,17 triliun.

Sementara itu, laba usaha PTPP sampai dengan kuartal ini mencapai Rp372,48 miliar, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2013 sebesar Rp308,86 miliar. PTPP masih optimistis dapat mencapai target kinerjanya di akhir tahun ini. Hal ini terlihat dari pencapaian order book Perseroan sampai dengan semester I ini mencapai Rp30,27 triliun termasuk di dalamnya perolehan kontrak baru per Juni 2014 sebesar Rp8,34 trillun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham hari Rabu (1/10/14), saham PTPP  dibuka pada level 2,160 dalam kisaran 2,160 – 2,190 dan volume perdagangan saham PTPP mencapai 996,300 lot saham.

Analyst Vibiz Research Centre melihat sisi indikator teknikal, harga saham PTPP sejak awal bulan Juli terlihat terus mengalami pelemahan dan saat ini telah terlihat bergerak konsolidasi, terpantau indikator MA sudah bergerak sepanjang bolinger band tengah. Selain itu indikator stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator ADX terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan PTPP dalam potensi rebound. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju PTPP masih akan tertekan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan PTPP. Saat ini level support berada pada Rp 2000 hingga resistance Rp 2500.

 

Regi Fachriansyah / Equity Analyst at Vibiz Research/VM/VBN
Editor: Jul Allens

 

 

vibiznews.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me