London, Salah Satu Kota Terburuk untuk Dihuni

Big Banner

LONDON, KOMPAS.com – Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan oleh InterNations terhadap ekspatriat, London menjadi salah satu kota terburuk dalam kategori kualitas hidup, keamanan, dan kebahagiaan personal.

Layanan jaringan InterNations membuat survei terhadap 14 ribu orang. Ini survei tahun ketiga InterNations Expat Insider di 2016 ini.

Survei itu sendiri diklaim sebagai salah satu studi paling luas yang pernah dilakukan untuk mengeksplorasi situasi kehidupan umum para ekspatriat. Hasilnya menunjukkan para ekspatriat sangat tidak terkesan dengan kota kebanggaan Inggris itu dan menempatkannya pada posisi ke-26 dari 35 kota paling baik untuk ditempati.

Hasil itu sebagian besar dipengaruhi oleh buruknya nilai yang didapatkan London dari subindeks utama, yakni kualitas kehidupan, kesehatan, keselamatan dan keamanan. Masing-masing menempati posisi 24, pilihan hiburan di peringkat 26, kebahagian personal nomor 33, dan travel serta transportasi peringkat 18.

Survei itu sendiri dilakukan oleh InterNations sebelum Inggris Raya memutuskan keluar dari Uni Eropa pada 23 Juni 2016 lalu atau dikenal sebagai British Exit (Brexit).

“Bahkan, sebelum kejadian Brexit, para ekspatriat menilai keselamatan di London relatif rendah, yaitu di posisi 24 dari 35 kota. Di antara kaum ekspatriat London, nilai untuk keselamatan personal setara dengan rata-rata tanggapan positif global sebesar 77 persen,” tulis InterNations.

Di sisi lain, level kedamaian yang mencapai 65 persen masih di bawah rata-rata global sebesar 75 persen. Sebagaimana data dikumpulkan sebelum referendum pada Juni, 80 persen ekspat menganggap stabilitas politik di London masih stabil, dibandingkan 61 persen rata-rata global.

Kendati demikian, masih ada satu titik terang bagi London untuk memperbaiki rangkingnya. Hal itu juga bisa menjelaskan alasan begitu banyaknya ekspatriat yang tinggal di London, yakni pekerjaan.

Survei InterNations menunjukkan bahwa London menempati posisi 16 untuk Indeks Bekerja di Luar Negeri dan juga mencetak nilai tinggi pada subindeks kategori Job & Career, yakni pada posisi kelima.

“Secara keseluruhan, kepuasan pekerjaan di London cukup bagus yakni 69 persen, sedikit lebih tinggi dari rata-rata global yang hanya 64 persen. Sedangkan hasil untuk prospek karir lebih impresif dengan 76 persen responden menilainya positif dan berbeda siginifikan terhadap rata-rata global yang hanya 55 persen,” jelas InterNations.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me