Inaya Putri Bali Bidik Okupansi 83%

Big Banner

Jakarta – Di tengah ketatnya persaingan bisnis hotel di Bali, pengelola hotel Inaya Putri Bali mengaku tetap optimistis. Bahkan, pada 2016, hotel milik Hotel Indonesia Natour (HIN) itu berani mematok okupansi kamar cukup tinggi.

“Target okupansi kami rata-rata 83%,” ujar Iswandi Said, president director Hotel Indonesia Natour (HIN), kepada Investor Daily, saat dihubungi dari Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengaku, hotel miliknya itu membidik segmen wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman). Selain itu, menargetkan wisata kegiatan atau meeting, intencive, conference, dan exhibition (MICE). “Karena kami mempunyai ballroom yang bisa menampung 800 orang,” ujarnya.

Menurut dua, Bali masih berpotensi untuk dikembangkan. Tapi, tambahnya, dengan inovasi dan kreatifitas produk dan pelayanan yang lain dari biasa.

Iswandi mengatakan, HIN membangun hotel Inaya Putri Bali dengan senilai Rp 700 miliar. Hotel yang mulai dioperasikan 11 November 2016 itu berkapasitas 460 kamar. Tipe kamar yang disediakan mencakup 16 suite, 19 pool villa, dan 425 deluxe.
“Dengan adanya hotel Inaya Putri Bali, Nusa Dua, hotel milik HIN menjadi 12 hotel di Indonesia dengan total kamar 2.454,” kata dia.

Sementara itu, Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto, pernah mengatakan, Bali saat ini tidaksemata menitik beratkan pada pesona budaya dan alamnya, juga lebih pada penjualan kegiatan. Dia mencontohkan, ajang nasional dan internasional seperti berlari dan golf. Ajang itu rutin diselenggarakan di Bali dengan harapan meningkatkan industri pariwisata. Bahkan,beberapa tahun ini, selain budaya dan alam juga ada wisata seperti water boom dan taman.

“Hal ini menjadi pelengkap daya tarik Bali,” tutur dia, di Jakarta, belum lama ini.

Konsultan properti Colliers International Indonesia memprediksi dalam empat tahun kedepan ada 15.970 kamar hotel yang menggerojok Bali. “Kamar hotel mulai dari bintang lima, empat hingga bintang tiga,” kata Ferry Salanto.

Dia mengatakan, dari 15.970 hotel baru yang bakal masuk sampai tahun 2016-2019 tersebut terbesar pasokannya adalah hotel bintang lima sebanyak 9.267 kamar. Lalu, hotel bintang empat sebanyak 5.213 kamar dan hotel bintang tiga 1.490 kamar.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me