PP Properti Fair 2016 Mulai Bergulir

Big Banner

JAKARTA-Membaiknya pasar properti memasuki akhir 2016 membuat PT PP Properti Tbk menawarkan 14 proyek apartemen dengan harga mulai Rp 250 jutaan sampai Rp 1 miliar per unit. Anak usaha PT PP Tbk itu menggulirkan tawaran di dalam ajang PP Properti Fair 2016 di Jakarta.

“Kami melihat potensi pasar mulai membaik dan kami yakin produk properti kami akan diterima pasar dengan baik,” kata Direktur Utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat, di Jakarta, Rabu (23/11).

Dia mengatakan, produk properti yang ditawarkan dalam pameran ini sekitar 14 proyek hunian vertikal alias apartemen. Setiap menara apartemen memiliki 600 unit yang ditawarkan kepada konsumen. “Total unitnya satu menara itu sekitar 600 unit, tingga dikalikan saja 14, jadi sekitar 8.400-an unit,” kata Taufik.

Pameran PP Properti Fair 2016 digelar di Main Atrium Kota Kasablanka, sepanjang 23-27 November 2016. Adapun proyek yang dipamerkan di antaranya, Grand Kamala Lagoon Bekasi, Grand Dharma Husada Lagoon Surabaya, Grand Sungkono Lagoon Surabaya Barat, dan Gunung Putri Square. Lalu, The Ayoma Serpong, Evencio Margonda, Verdura Sentul, River View Jababeka, Amarta View Semarang, The Alton Tembalang Semarang, dan Paladian Park Kelapa Gading. Selain itu, Park Hotel Jakarta dan Prime Park Hotel Bandung.

Taufik menjelaskan, dalam pameran ini, berbagai harga khusus perdana dan promosi menarik ditawarkan kepada masyarakat yang berminat untuk membeli apartemen selama pameran berlangsung. Evencio, misalnya, yang berlokasi dekat dengan kampus Universitas Indonesia di Depok, ditawarkan dengan pembayaran uang muka sebesar 5% atau dapat cicil selama enam kali. Selanjutnya pembayaran cicilan pokok bisa diangsung dan dapat dibayar dengan kredit kepemilikan apartemen selama sepuluh tahun.

“Kami juga menggandeng bank BTN dan BNI 46 yang menawarkan suku bunga rendah sebesar 6% serta jaminan one day approval untuk pengajuan kredit kepemilikan apartemen yang diminati. Penawaran Int hanya bertaku seiama pameran berlangsung,” kata dia.

Investor Daily

Imam Muzakir/EDO

Investor Daily

beritasatu.com