Cara Menyiram Tentukan Kesehatan Tanaman

Big Banner

KOMPAS.com – Sebenarnya, ada solusi mudah dan relatif murah dalam memelihara kesehatan tanaman pot. Caranya dengan memastikan tanaman tersebut mendapat asupan air yang cukup. Namun, akan menjadi masalah jika intensitas menyiram tidak sesuai dengan jenis dan sifat tanaman.

Aktifitas menyiram merupakan awal yang baik untuk memastikan tanaman Anda selalu berada pada kondisi prima. Sayangnya, menentukan waktu yang tepat untuk menyiram, seberapa banyak air diperlukan, dan sesering apa penyiraman harus dilakukan terkadang terasa begitu rumit. Pasalnya, semua hal tersebut sangat bergantung pada lokasi tanaman, jenis media tanam, iklim, dan faktor lingkungan lainnya.

Melakukan observsi dan mengetahui kebutuhan tanaman sebelum menanamnya akan banyak membantu Anda.

 

Kebutuhan tanaman

 

Ketika memutuskan untuk menyertakan satu jenis tanaman pot di rumah Anda, cobalah mencari tahu karakteristik dan kebutuhan tanaman tersebut. Anda bisa mendapatkan informasi dari keterangan yang menyertai tanaman tersebut, pembungkus bibit, atau bertanya langsung pada sang penjual tanaman atau bibit tanaman. Pastikan mengetahui lingkungan, media tanam, dan cara perawatan yang ideal bagi tanaman tersebut.

 

Jika tidak bisa mendapat informasi yang Anda butuhkan dari penjual tanaman, setidaknya ketahui nama tanaman tersebut dan cari tahu lebih lanjut. Selain itu, lakukanlah observasi. Biarkan tanaman Anda selama beberapa waktu tanpa disiram. Ketika mulai tampak tidak segar, berarti tanaman tersebut sudah membutuhkan penyiraman. Pastikan Anda mengobservasinya secara konsisten dari hari ke hari. Jangan sampai tanaman tersebut layu. 

 

Cek tanah

 

Selain mengobservasi kondisi tanaman, cobalah mengecek kondisi tanahnya. Rasakan tanah tersebut di tangan Anda. Perhatikan karakteristik tanah sedalam 2,5 sentimeter pertama. Jika tanah terasa kering dan Anda sudah mengetahui sebelumnya bahwa tanaman tersebut membutuhkan penyiraman yang sedang (tidak terlalu sering, namun juga tidak terlalu jarang), aktifitas menyiram bisa mulai dilakukan.

Sebaliknya, jika tanaman tersebut membutuhkan tanah yang lembab, jangan sampai tanahnya sempat mengering. Tanaman tropis umumnya membutuhkan tanah yang lembab.

 

Jumlah air yang cukup

 

Selain mengetahui kapan harus menyiram, Anda juga harus menyadari waktu yang tepat untuk berhenti menyiram tanaman. Cara termudah adalah ketika air tampak mengalir keluar pot. Hati-hati, tanah yang terlalu kering akan cenderung memberikan ruang bagi air untuk langsung mengalir keluar dari pot. Ulangi proses penyiraman beberapa kali hingga tanah yang sangat kering kembali lembab. 

 

Cara menyiram

 

Meski terdengar sederhana, namun mengetahui cara menyiram yang tepat dapat berperan dalam menjaga kesehatan tanaman. Cobalah menyiram tanaman Anda pada pagi hari, tepat ketika akar tanaman lebih mampu menyerap nutrisi dari tanah.

Tanaman menjadi lebih mampu menghadapi panas matahari setelahnya. Namun, jika Anda hanya bisa menyiram tanaman pada sore hari, pastikan tanaman tersebut sudah kering sebelum malam agar tetap sehat.

 

Sistem irigasi tetes merupakan sistem menyiram yang ideal. Terlebih, jika Anda harus menyiram beberapa pot dalam waktu bersamaan. Namun, tidak salah juga menggunakan cara tradisional dengan menggunakan penyiraman dan selang selama Anda berhati-hati.

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me