Sektor Properti Indonesia akan Bangkit Lebih Cepat!

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

 

Optimistis sektor properti akan membaik tahun depan, Direktur PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Herman Nagaria, mengatakan, itu sebabnya SMRA terus membangun proyek-proyek baru. Di Karawang, mereka merilis dua klaster pada Juni 2016 lalu. Satu klaster bernilai Rp200 miliar habis terjual.

Sedangkan di Bandung, SMRA meluncurkan 107 unit di klaster Btari Extension pada April 2016 lalu. Seluruh unit itu laku terserap pasar dengan nilai penjualan mencapai Rp262 miliar. Untuk penjualan per September 2016, meski tak menyebut angka, Herman mengatakan melonjak dua kali lipat ketimbang bulan yang sama pada tahun lalu.

“Dari catatan penjualan tersebut, kami optimistis sektor properti Indonesia akan bangkit lebih cepat,” ucap Herman pada Forum Indonesia di ajang South Asia Property Awards 2016 di Singapura, 23-24 November 2016 lalu, seperi dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Siap-Siap! Tahun 2018 Harga Properti “Booming”

Presiden Direktur Asiana Group, Loemongga Haoemasan, juga punya keyakinan yang sama dengan Herman. Menurutnya, sektor properti Indonesia didorong pasar domestik yang luar biasa besar dan potensial.

“Kelas menengah menjadi generator terbesar yang akan menggerakkan pemulihan ini,” kata Loemongga.

Baca juga: Tahun Depan, Kendaraan Keluar-Masuk Banda Aceh Bakal Lancar Jaya!

Percepatan pembangunan infrastruktur dasar semisal jalan tol, jembatan, bandara, dan pelabuhan di seluruh Indonesia juga ikut berperan mengembalikan sektor properti Indonesia kembali seperti masa jaya-jayanya pada 2011-2013.

“Terlebih Jakarta sebagai model pengembangan properti Tanah Air, saat ini sedang membangun mass rapid transit (MRT), jalan layang, dan light rail transit (LRT), semakin menguatkan optimisme kami,” kata Loemongga.

rumah123.com