Lima Jaringan Hotel yang Memiliki Pengikut Twitter Terbanyak di Dunia

KOMPAS.com – Sihir media sosial betul-betul memengaruhi pengambil keputusan di sektor bisnis perhotelan.

Pasalnya, mengutip laporan Tophotelprojects, para ahli berpendapat saat ini semakin banyak pelanggan yang menggunakan aplikasi media sosial di gawai sebagai titik akses utama mereka ke internet.

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa ulasan media sosial telah masuk di antara 3 faktor utama yang dipertimbangkan konsumen saat memutuskan tempat untuk tinggal.

Karena fenomena tersebut, perusahaan pemasaran berbasis City New York eMarketer mengungkapkan, belanja promosi media sosial tahun 2017 bakal melambung 36 miliar dollar AS, atau 16 persen dari seluruh belanja iklan di Internet di seluruh dunia.

Saluran media sosial seperti Facebook, Twitter, TripAdvisor dan lain-lain sudah menjadi sarana utama bagi perusahaan, termasuk jaringan hotel global, untuk mengelola reputasi mereka dan terlibat langsung dengan konsumen.

Bagi jaringan hotel global dan terbesar di dunia, Marriott International, memiliki akun media sosial merupakan kunci sukses di sektor perhotelan, dan pariwisata.

Presiden dan CEO Marriott International Arne M. Sorenson mengatakan, penggunaan media sosial, terutama untuk mempromosikan program loyalitas hotel daring lebih relevan daripada sebelumnya.

“Ini adalah tempat kita dapat menggunakan teknologi untuk bersaing dengan program teknologi baru,” ujar Arne.

Marriott International sendiri tampil sebagai pemimpin dunia dalam hal jumlah pengikut Twitter, dengan angka 440.000 orang.

Menyusul di posisi kedua Hilton Worldwide dengan 128.000 follower. Kemudian, Intercontinental Hotel Group (IHG) dengan 80.900 pengikut.

Di posisi keempat Best Westen Hotels & Resorts dengan 71.000 follower, dan paling bontot Choice Hotels International dengan 37.000 pengiku. 

properti.kompas.com