LeBron James Ogah Bermalam di Hotel Trump

Big Banner

NEW YORK, KOMPAS.com – Pebasket kenamaan dunia LeBron James ogah menginap di Hotel Trump SoHo kala timnya Cleveland Cavaliers bertandang ke New York untuk bertanding melawan New York Knicks.

Menurut General Manager Cavaliers David Griffin, James yang dengan terang-terangan mendukung Hillary Clinton menjadi satu dari beberapa pemain yang memutuskan tinggal di tempat lain sebelum bersua Knicks.

“Lebih dari setengahnya 14 orang yang ikut ke New York memutuskan untuk tidak tinggal di Hotel Trump SoHo. Penyusunan ulang telah dilakukan kepada mereka untuk bisa tinggal di tempat lain,” kata Griffin seperti dikutip dari CNN.

Keputusan James itu semakin memperjelas kebenciannya terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump.

Rekan James di Cavaliers seperti Iman Shumpert, Richard Jefferson, dan J.R Smith juga menyuarakan kritik kepada Trump.

Meski begitu, Shumpert sendiri akan tetap tinggal di Trump SoHo, tetapi belum ada kejelasan juga apakah Jefferson dan Smith akan menginap di tempat lain.

Ada pun reservasi hotel tersebut telah dilakukan manajemen tim Cavaliers jauh sebelum pemilu AS dimulai.

Sejatinya, Trump bukanlah pemilik Trump SoHo, tetapi penggunaan namanya pada hotel tersebut merupakan bagian dari kesepakatan lisensi dan Trump Organizations yang mengaturnya.

Hotel itu menjadi satu dari beberapa yang mengalami penurunan okupansi dan minat yang cukup besar sejak Trump memulai kampanyenya.

Sampai saat ini CNN masih berusaha mendapatkan komentar dari LeBron James, timnya, Donald Trump, dan manajemen Hotel Trump SoHo.

–– ADVERTISEMENT ––

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me