Positif, Krisis Sektor Properti

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Konjungtur atau naik turun dalam industri properti sebaiknya dimaknai secara positif. Hal ini akan membuat sektor properti semakin kuat dan pengembang yang ingin tetap eksis akan melakukan perbaikan terus menerus.

pembangunan rumah

pembangunan rumah

“Kita merasakan periode 2008-2010 berjualan properti gampang banget, kemudian tahun 2012 lesu (karena berbagai sebab) termasuk banyak regulasi pemerintah yang menghambat. Ini membuat perbankan memperbaiki diri dan menjaga kualitas aset sehingga membuat sektor properti kita menjadi lebih berkualitas,” ujar Direktur Bank BTN Handayani, kepada housing-estate.com di Jakarta, Rabu (28/12).

Mantan direktur Garuda Indonesia  itu menyebutkan situasi saat ini membuat minat berinvestasi properti  menurun. Tapi ini sementara, dengan pondasi sektor properti semakin baik konsumen akan kembali melirik. Ia optimis sektor properti akan terus membaik karena kultur orang Indonesia lebih senang investasi yang wujudnya kongkrit. Kenaikan harganya juga lebih bagus di atas inflasi.

“Bank BTN terus menyiapkan diri untuk menyongsong kebangkitan sektor properti. Apalagi tahun 2030 nanti kita mendapatkan bonus demografi, yaitu segmen masyarakat usia produktif  yang jumlahnya sangat besar,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me