Tahun 2017, Target Pembangunan Sejuta Rumah Meningkat 263.056 Unit

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membagi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dari APBN 2017 ke dalam beberapa sektor.

Dari anggaran yang disepakati bersama dengan Komisi V DPR RI, Kementerian PUPR mendapat 4,88 persen dari total belanja negara yakni sebanyak Rp 101,496 triliun untuk anggaran selama 2017 ini.

Pada 2017, terdapat empat bidang prioritas yang akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, yakni bidang konektivitas, ketahanan air atau pangan, perumahan, dan permukiman.

Di bidang perumahan dalam pelaksanaan Program Nasional Pembangunan Sejuta Rumah, Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar 8,39 persen dengan rincian untuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan sebesar 8,16 persen dan Ditjen Pembiayaan Perumahan sebesar 0,23 persen.

Jika dikonversikan ke banyaknya dana yang didapat maka Ditjen Penyediaan Perumahan mendapat alokasi sebesar Rp 8 triliun, sedangkan Ditjen Pembiayaan Perumahan Rp 240 miliar.

Dengan anggaran tersebut, Kementerian PUPR menargetkan dapat membangun 263.056 unit rumah. Jumlah ini lebih tinggi ketimbang target tahun lalu sebanyak 113.442 unit.

Rincian pembangunan rumah tahun ini adalah 13.523 unit rumah susun (rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), 5.803 unit rumah khusus (rusus), dan 110.000 unit rumah swadaya.

“Di antaranya untuk penyelesaian Rusun Perkampungan Atlet di Kemayoran dan penyelesaian Rusun untuk MBR di Pasar Minggu, Pasar Rumput dan Pondok Kelapa,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, beberapa waktu lalu.

Selain itu, juga akan melengkapi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) di 14.000 unit rumah MBR dan menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kepada 120.000 unit rumah selama 2017 ini.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me