Sektor Properti Apa Sajakah yang Merangkak Naik?

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Kita telah melewati 2016. Segala kebijakan pemerintah dan programnya untuk segmen properti diharapkan mampu meningkatkan penjualan. Namun, peningkatan yang diharapkan tak terjadi.

“Properti tahun ini (2017) harusnya membaik. Selama 2016, kenaikannya hanya lima persen dari 2015,” ucap Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, di World Trade Center I Jakarta, Kamis (5/1).

Baca juga: Agen Properti Akan Digantikan Oleh Teknologi Digital? Wah, Beneran Nih?

Kenaikan yang hanya 5% tersebut, menurutnya, disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang tidak begitu mendukung, masih terjadinya perlambatan.

Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak seberapa signifikan, namun Ferry menyebutkan ada beberapa sektor properti yang merangkak naik. Sebut saja perkantoran, hotel, industri, ritel, dan apartemen.

Baca juga: Ini Alasan Awal 2017 Sektor Properti Belum Menggeliat

Ferry memprediksi, peningkatan properti bakal tumbuh signifikan sekitar satu sampai dua tahun mendatang.

“Dilihat likuiditas tax amnesty masuk, bisa akan terasa satu atau dua tahun ke depan. Namun, sudah ada indikator penggerak yang memang menunjukkan kenaikan,” ujarnya. (Wit)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me