Suplai Gedung Perkantoran Terbanyak Masih di Kawasan Sudirman

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Selama 2016, gedung perkantoran mengalami penurunan okupansi yakni di bawah 60 persen. Namun, hal ini tidak menghentikan pengembangan sektor properti yang satu ini.

Ketersediaan gedung perkantoran tetap saja terus meningkat, bahkan hingga tahun mendatang. Suplai gedung perkantoran terbanyak masih berlokasi di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta.

“Lokasi Sudirman banyak gedung baru yang dibangun di atas tanah yang sama. Jadinya, unit gedungnya lebih ditingkatkan karena keterbatasan lahan,” ucap Senior Associate Director Colliers Internasional Indonesia, Ferry Salanto, di Jakarta, Kamis (5/1).

Baca juga: Kantor Bank Beralih Fungsi Jadi Kantor Arsitek, Luar Biasa Kan?

Penyebab ketersediaan gedung perkantoran yang berlebih ini antara lain adanya infrastruktur Mass Rapid Transit (MRT) di sekitarnya. Ferry menambahkan, area Central Businness District (CBD) jika ingin dibangun gedung baru sangat tidak mungkin karena keterbatasan lahan.

“Kalaupun masih ada, pasti harganya mahal dan bentuk gedungnya semakin modern,” ujarnya.

Baca juga: Noble House Tawarkan Harga Sewa Kantor yang Kompetitif

Meski area CBD masih diminati, penyerapan sewanya justru baru di angka 478.534 meter persegi. Sedangkan penyerapan penjualan di CBD sendiri, hanya sebesar 186.783 meter persegi.  Dari asking price, dikatakan masih butuh penyesuaian.

“Karena ada produk-produk baru yang ditawarkan dan harganya sudah di atas rata-rata. Di CBD harga sewanya bisa Rp80 juta sampai Rp90 juta,” katanya. (Wit)

 

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me