Jasa Marga Berlakukan “Contra Flow” di Jalan Tol Arah Bandung

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Perbaikan Jembatan Cisomang di Jalan Tol Purbaleunyi KM 100+700 yang mengalami keretakan pada akhir 2016 silam berimbas pada macetnya jalan menuju Bandung melalui jalur alternatif.

Untuk itu, demi mencairkan kepadatan di Jalan Tol Purbaleunyi arah Bandung di KM 79 hingga Keluar Tol Jatiluhur KM 74 diberlakukan contra flow.

“Sebagai imbas dari kepadatan di jalur arteri Purwakarta-Padalarang. Jasa Marga mulai pukul 09.10 WIB melakukan contra flow dari KM 80 sampai dengan KM 87 arah ke Bandung,” kata AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru Santoso dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (7/1/2017).

Jasa Marga menghimbau agar para pengguna jalan tol berhati-hati dan memerhatikan rambu-rambu dan arahan petugas yang ada di lapangan.

Jasa Marga sendiri hingga kini masih terus mengerjakan perbaikan Jembatan Cisomang hingga tiga bulan ke depan.

Ada pun pekerjaan perbaikan dan perkuatan Jembatan Cisomang yang dilakukan Jasa Marga di antaranya adalah grouting di pilar P1 dan P2.

Grouting dilakukan dengan mengisi celah retakan pada struktur pilar menggunakan material khusus untuk mencegah retakan semakin lebar dan melindungi tulangan pilar dari korosi.

Kemudian melakukan perkuatan pilar dengan metode wrapping menggunakan material fiber reinforced polymer (FRP).

Untuk pengerjaan tersebut sudah terpasang di pilar P0 dan saat ini tengah dipersiapkan pemasangan FRP di pilar P1 dan P2.

Selain itu, Jasa Marga juga sedang menyiapkan pekerjaan strutting yaitu memasang rangka baja yang menghubungkan dasar pilar P2 dan P3.

Pengerjaan berikutnya adalah rekayasa sungai Cisomang yang mengalir di antara pilar P2 dan P3 untuk mencegah aliran air sungai meresap ke bawah pondasi jembatan.

Untuk pekerjaan pemasangan boredpile, Jasa Marga saat ini sedang menyiapkan jalan kerja.

Dalam beberapa hari ke depan alat bor dan material pondasi boredpile akan dimobilisasi ke lokasi pekerjaan.

“Bersamaan dengan pekerjaan perbaikan, Jasa Marga juga terus melakukan monitoring pergerakan tanah dan pilar, serta melakukan pengukuran secara periodik untuk memantau bila terdapat perubahan elevasi setiap hari,” tutur Heru.

 

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me