Dalam Dua Tahun, Jakarta Bakal Diserbu Apartemen Baru

Big Banner

TEMPO.CO, Jakarta – Selama dua tahun ke depan, Jakarta akan memperoleh tambahan pasokan apartemen baru yang cukup banyak. Jumlah apartemen yang bermunculan di ini bakal melebihi rata-rata pasokan dalam lima tahun terakhir.

Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, pada 2017 dan 2018 pasar apartemen Jakarta akan menerima pasokan baru masing-masing 28.014 dan 24.298 unit. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari rata-rata pasokan tahunan selama 2011-2020 sebesar 15.698 unit, atau rekor pasokan dalam dekade ini.

Ferry mengatakan, dari segi lokasi, sebagian besar proyek baru berada di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, masing-masing 22 persen dan 20 persen. Peningkatan pasokan ini relatif diimbangi oleh naiknya permintaan.

Baca: KAI-Perumnas Garap Tiga Apartemen di Jalur Kereta

“Kami melihat akan ada peningkatan permintaan apartemen di tahun berikut, sebagai dampak dari sejumlah regulasi yang diluncurkan sepanjang 2016 lalu, selain juga karena situasi makro ekonomi yang akan lebih baik di 2017,” katanya, dikutip Jumat, 6 Januari 2017.

Ferry mengatakan, walaupun kemunginan peningkatan yang cukup signifikan belum akan terjadi, tanda-tanda peningkatan akan muncul tahun ini. Alasannya proyeksi realisasi GDP tahun ini yang kemungkinan akan lebih baik dan daya beli yang akan meningkat.

Baca: Pengembang Cina Gelontorkan Rp 13 T Bangun Apartemen Damoci

Pasar apartemen sangat tergantung pada persepsi pasar terhadap kondisi makroekonomi, sehingga tingkat permintaan akan seiring sejalan dengan pandangan terhadap kinerja ekonomi. Ferry menilai, meskipun pertumbuhan ekonomi akan bertahan di kisaran 5 persen tahun ini, banyak alasan untuk meyakini bahwa penguatan pertumbuhan ekonomi sudah di jalur yang tepat.
Hal ini terutama ditopang oleh realisasi proyek infrastruktur, kesuksesan program pengampunan pajak, penurunan suku bunga acuan dan peningkatan arus investasi asing. “Pada gilirannya, hal tersebut akan menjadi katalis yang positif bagi industri properti untuk bertumbuh, tetapi tampaknya tidak dalam kurun waktu yang sangat dekat,” katanya.

Sejauh ini, rata-rata tingkat penyerapan dari apartemen baru yang diluncurkan dan mulai dipasarkan hanya mencapai kurang dari 70 persen. Meski begitu, secara umum, tren penyerapan apartemen semakin tinggi dari tahun ke tahun sejak 2008. Colliers memproyeksikan, dari data peluncuran proyek sejauh ini, pasokan baru setelah 2018 masih relatif terbatas, rata-rata di bawah 10.000 unit.

BISNIS

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me