Metland Groundbreaking Apartemen Kaliana

Big Banner

BOGOR – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) memulai pemancangan tiang perdana (groundbreaking) Aster, menara pertama proyek Apartemen Kaliana di Metland Transyogi Cileungsi senilai Rp 178 miliar. Menara Aster ditargetkan selesai dibangun dan diserahterimakan pada kuartal IV-2019.

“Apartemen Kaliana ini merupakan properti kedua yang dibangun di kawasan urban city Metland Transyogi Cileungsi setelah Metropolitan Mall. Apartemen ini akan dibangun sebanyak empat tower dengan kapasitas sekitar 2.000 unit,” kata Direktur Utama Metland Thomas J Angfendy usai groundbreaking Apartemen Kaliana di Metland Transyogi Cileungsi, Bogor, Senin (16/1).

Thomas juga mengungkapkan Apartemen Kaliana menawarkan konsep ‘work office home office (WOHO)’. Konsep ini, kata Thomas, mengadaptasi properti di Singapura yang memungkinkan ruang kantor dan rumah tinggal dalam satu unit. Adapun kelebihannya yakni akses pintu masuk yang berbeda sehingga privasi penghuni rumah tetap terjaga.

“Dengan konsep unik ini, kami juga memperhatikan aksesibilitas apartemen ini. Kaliana berlokasi sangat strategis, apalagi dengan adanya beberapa rencana pembangunan infrastruktur oleh para pengembang yang ada di kawasan ini seperti perluasan jalan raya dan fly over ke Narogong,” kata Thomas.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Metland Olivia Sudjono mengatakan, menara Aster terdiri atas 532 unit apartemen dan tujuh unit komersial WOHO. Sejak dipasarkan pada 2016, apartemen ini telah mengalami kenaikan harga sebesar 14%. Apartmen Kaliana mulai dipasarkan seharga Rp 11,5 juta/m2, sedangkan saat ini sekitar Rp 12,5 juta/m2.

“Saat ini penjualan sudah mencapai 40-45% dari keseluruhan unit yang ada di Tower Aster. Sebanyak 532 unit. Selanjutnya, untuk tower kedua akan dipasarkan setelah kita melihat penjualan di tower pertama,” kata Olivia.

Sementara itu, General Manager Kaliana Apartemen Widyastomo mengatakan, hunian vertikal ini menyasar pangsa menengah atau pasar sewa ekspatriat dengan di kawasan Cibinong, Cileungsi, dan Bekasi.

Menurut dia, saat ini telah terjadi pergeseran tren hunian ekspatriat di kawasan tersebut. Jika sebelumnya pasar tersebut berada di level menengah ke atas, saat ini menjadi di level menengah.

Investor Daily

Laila Ramdhini/EDO

Investor Daily

beritasatu.com