Mau Tahu Para Pemenang AIA Honor Awards 2017? (Bagian 3)

Big Banner
Bangunan yang Didesain oleh Toshiko Mori (Rumah123/Dezeen)

Bangunan publik seperti gedung teater, kampus, atau ruang pameran masih mendominasi ulasan pada tulisan ketiga ini.

Selain berada di Amerika Serikat, ada satu bangunan yang berada di benua Afrika yang mencuri perhatian dewan juri AIA Honor Awards 2017. Seperti apa ya bangunan itu?

Baca juga: Pindah Kota, Oakland Raiders Bangun Stadion Super Keren!

Ketujuh, St Ann’s Warehouse, New York, Amerika Serikat. Gedung teater ini didesain oleh biro arsitek Marvel Architects.

Awalnya, bangunan ini adalah gudang tembakau. Namun, kemudian dialihfungsikan menjadi gedung teater dengan memanfaatkan material seperti beton, baja, dan kayu plywood.

Baca juga: Wuih, Wanginya Museum Parfum di Prancis

Kedelapan, The Six Affordable Veteran Housing, Los Angeles, Amerika Serikat. Apartemen ini dirancang oleh biro arsitek Brooks + Scarpa.

Proyek perumahan ini berada di salah satu lokasi paling padat penduduk di Los Angeles. Apartemen dengan 52 unit ini ingin mengubah cara hidup masyarakat menjadi lebih baik dengan menciptakan ruang publik yang besar.

Baca juga: Tiongkok Memang Jagonya Membangun Jembatan, Luar Biasa!

Kesembilan, Stanford University Central Energy Facility, California, Amerika Serikat. Fasilitas kampus ini dirancang oleh biro arsitek ZGF Architects.

Fasilitas ini ditujukan untuk mengurangi emisi rumah kaca sebesar 68 persen. Salah satu bagian terbesar dari bangunan ini adalah tangki penyimpanan uap air panas dengan kapasitas 9,4 juta liter!

Baca juga: Siapa Sih, Arsitek Legendaris Oscar Niemeyer?

Kesepuluh, Artists’ Residency and Cultural Center, Sinthain, Senegal. Ruang pameran dan pusat kebudayaan ini didesain oleh biro arsitek Toshiko Mori Architect.

Pusat kebudayaan ini malah berada di pedalaman Senegal. Bangunan ini memiliki banyak fasilitas mulai dari tempat pertunjukan, tempat berkumpul, dan juga tempat tinggal bagi seniman yang berkunjung.

Baca juga: Toilet dari Material Ramah Lingkungan? Wah Kekinian Banget Ya!

Kesebelas, Yale Center for British Art Building Conservation Project, Connecticut, Amerika Serikat. Bangunan ini didesain ulang oleh biro arsitek Knight Architecture.

Gedung ini sudah beroperasi selama 40 tahun dan perlu didesain ulang lantaran sudah terlihat jadul. Setelah direnovasi, bangunan ini memiliki ruang belajar, ruang penyimpanan, dan juga ruang pameran yang lebih baik.

Baca juga: Wow, Langit Kota Guangzhou Dihiasi Tiga Pencakar Langit yang Keren

Keduabelas, 30 Rockefeller Plaza: 65th Floor, Rainbow Room, SixtyFive, New York, Amerika Serikat. Ruangan ini direnovasi ulang oleh biro arsitek Gabellini Sheppard Associates bekerja sama dengan Montroy Andersen DeMarco.

Ruangan seluas 4.011 meter persegi ini perbarui lagi dengan membenahi lantai dansa, menambahkan lampu hias, memperbaiki jendela, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Kabar Gembira Buat Fans Chelsea, Stadion Stamford Bridge Akan Direnovasi Total!

Masih ada sebelas bangunan lagi yang akan diulas dalam dua tulisan berikutnya. Seperti apa sih bangunan-bangunan keren yang pantas diganjar penghargaan?

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me