Legal Review Bisnis Properti Indonesia 2016 (Bag. 2)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia edisi Januari 2017 menurunkan tulisan Erwin Kallo, dari Property Lawyer Founder dan Managing Partner Erwin Kallo & Co. Berikut disajikan secara berambung:

Februari

Polemik UU Tapera

Jelang diterbitkannya Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menolak pengesahan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Melalui Ketua Apindo Hariyadi Sukamdan mengatakan, hal beban pengusaha terhadap pekerja sudah tinggi bahkan sebelum menanggung iuran Tapera.

Di sisi lain, pemerintah sendiri sudah memiliki program tenaga kerja yang diadopsi melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Melalui BPJS, terdapat program jaminan hari tua yakni pemberian subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke peserta BPJS.

Program Tapera ini menunjukan sikap pemerintah yang mau gampangnya saja, dengan mengalihkan tanggung jawabnya kepada pihak lain (pengusaha dan pegawai). Keberatan dari asosiasi pengusaha terhadap iuran Tapera, membuktikan kajian emprik yang dilakukan (kalau ada) oleh pemerintah tidak secara komperhensif.

Artinya kebijakan tersebut tidak melihat situasi dan kondisi ekonomi negara secara faktual, seperti daya saing pengusaha dan beban biaya hidup para pegawai yang akan dipotong gajinya untuk Tapera tersebut.

Adalah kewajiban pemerintah sesuai perintah konstitusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan yang tidak berpenghasilan, adalah merupakan tanggung jawab penuh dari pemerintah menyediakan kebutuhan papannya, sebagai kebutuhan dasar manusia.

Bukanlah melakukan inovasi kebijakan, sayangnya, kreatifitas pemerintah sering kali diarahkan untuk mengalihkan tanggung jawab tersebut. Hal ini juga terjadi pada kewajiban pengembang rumah susun, yang diwajibkan menyediakan rumah susun sebanyak 20 persen dari luas lantai yang dibangun, tanpa memikirkan kondisi objektif industri properti itu sendiri. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me