Harus Bayar Penalti Pajak, Konsumen Tunda Beli Properti

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengembang mengharapkan amnesti pajak dapat mendongkrak bisnis properti yang tengah lesu selama dua tahun terakhir.

Namun, menurut Direktur PT Ciputra Development Tbk (CTRA) Harun Hajadi hingga kini belum ada dampak yang positif khususnya di bidang properti pasca diberlakukannya amnesti pajak.

“Setelah tahap pertama belum terlihat ada perubahan. Karena mungkin yang kita lihat mereka belum bisa beli properti banyak karena adanya pengeluaran tiba-tiba seperti membayar penalti,” ujar Harun saat paparan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (19/1/2017).

Menurut Harun, hal ini membuat calon konsumen menunda membeli properti sampai akhir 2016.

Ia berharap, tahun ini akan lebih baik daripada tahun, dan dampak positifnya dapat membuat kenaikan bisnis properti.

Pasalnya, pemerintah telah banyak menerapkan faktor pendukung selain amnesti pajak tersebut.

“Suku bunga turun, loan to value (LTV) naik, rumah inden tidak masalah. Banyak relaksasi yang dilakukan pemerintah dan membuat situasi positif untuk properti,” sebut Harun.

Dia menambahkan, Ciputra sendiri banyak menunda peluncuran proyek yang rencananya dipasarkan pada tahun lalu. Proyek-proyek ini kemudian dialihkan menjadi agenda bisnis Ciputra pada 2017.

“Kalau pasarnya memang kuat sudah kita lansir tahun 2016. Banyak yang kami tunda ke 2017 karena pasarnya demikian (lesu),” jelas Harun.

Menurut dia, situasi pada Januari ini juga belum terlihat baik. Selang 3 minggu pada bulan pertama 2017, peningkatan bisnis properti belum signifikan dan cenderung stagnan.

Untuk diketahui, selama tahun 2016, CTRA telah meluncurkan total 5 proyek baru, yaitu CitraLand Lampung dan CitraGarden City Samarinda, Citra AeroLink Batam, Ciputra International Jakarta-Office Tower 2 dan Ciputra World 2 Jakarta (CWJ 2) Extension The Newton Apartment.

Selain itu CTRA juga telah memulai operasi untuk Ciputra Mitra Hospital di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada November 2016.

Selanjutnya pada 2017 ini CTRA merencanakan melansir 6 proyek residensial baru dan memulai pembangunan 2 proyek komersial.

Proyek-proyek residensial terdiri dari Citra Plaza Jakarta, proyek apartemen dan kantor seluas 1,4 hektar, dan CWJ 2 Extension The Newton 2.

Selanjutnya apartemen dengan luas semi-gross sekitar 30.000 meter persegi, CitraLand Cibubur seluas 86 hektar, Citra Plaza Batam, proyek mixed-use seluas 4 hektar, CitraLand Tallasa Makassar seluas 116 hektar dan Beach Resort Sadana Bali.

Sedangkan untuk proyek komersialnya adalah Ciputra Mall dan Yello Hotel di Citra Raya Tangerang.

properti.kompas.com