Wika Realty Siapkan Proyek Baru di Empat Kota

Big Banner

 

JAKARTA – PT Wika Realty menyiapkan sejumlah proyek baru di empat kota, yaitu Jakarta, Bandung, Makassar, dan Ubud (Bali). Dalam memuluskan proyek, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk itu menyiapkan belanja modal Rp 2,4 triliun.

“Kami menyiapkan proyek apartemen baru di Bandung yang rencananya pada semester pertama 2017,” ujar Direktur Utama PT Wika Realty Imam Sudiyono, dalam publikasinya, di Jakarta, Senin (23/1).

Dia menambahkan, pada semester II-2017, pihaknya meluncurkan beberapa proyek baru yang berlokasi di Jakarta.

Wika Realty juga akan mengembangkan proyek-proyek baru melalui anak-anak perusahaannya, yaitu pembangunan hotel di Ubud, Bali melalui PT Wika Realty Minor Development. Lalu, proyek residensial berkonsep transit-oriented development (TOD) melalui PT Tegalluar City Development di Bandung.

“Lalu kawasan niaga, hotel, trade center, office di daerah Benhill, Jakarta juga melalui anak usaha PT Kurnia Realty Jaya,” kata dia.
Selain itu, proyek mix use development di kawasan MT Haryono, Jakarta melalui PT Jakarta River City, serta kawasan industri dan residence di Makassar melalui PT Makassar Coastal City. Wika Realty juga mengelola club house, food court, building manajemen serta enam hotel yang tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, dan Manado.

“Pembentukan beberapa anak perusahaan Wika Realty ini dimaksudkan untuk lebih memperkuat positioning Wika Realty di tengah ketatnya persaingan industri properti di Tanah Air,” jelasnya.

Pengembangan sejumlah proyek anyar pada 2017 tidak terlepas dari optimisme Wika Realty akan bisnis properti di Tanah Air. Tahun ini, ujar Imam, Wika Realty optimistis bisnis properti lebih baik dibanding tahun 2016. optimisme itu ditopang oleh beberapa faktor pendukung seperti kebijakan Bank Indonesia (BI) tentang loan to value (LTV) yang sudah diperlonggar. Lalu, suku bunga KPR/KPA yang lebih menarik, serta adanya peluang dari kebijakan Tax Amnesty yang masih ditunggu dampak positifnya.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com