Borneo Bay City Perkuat Perekonomian Balikpapan

Big Banner

JAKARTA – Proyek properti Borneo Bay City besutan PT Pandega Citra Niaga (PCN) dinilai kian memperkuat pesona Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Superblok yang berisi hotel, hunian, hingga mal itu ditargetkan rampung keseluruhan pada 2018.

“Balikpapan punya posisi yang strategis sebagai pintu gerbang Kaltim. Kami mengharapkan kehadiran Borneo Bay City akan menjadi salah satu ikon penggerak perekonomian di Balikpapan,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Borneo Bay Paul Christian, dalam publikasinya di Jakarta, Minggu (22/1).

PCN yang merupakan anak usaha PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) mengembangkan superblok itu dengan konsep Smart Business and Investment for Smart People. Proyek tersebut berdiri di kawasan seluas delapan hektare (ha).

Assistant Vice President Marketing PT Pandega Citra Niaga Agung Wirajaya, menambahkan, hingga kini apartemen yang ditawarkan sudah terjual 70%. “Serah terima dilakukan bertahap mulai pertengahan 2017, sedangkan seluruh proyek rampung pada 2018,” kata dia, dalam publikasi yang sama.

Dia menjelaskan, dengan konsep yang diterapkan ini di dalam Borneo Bay City kelak terdapat tiga mal. Lalu, apartemen Borneo Bay Residence, hotel bintang lima, Nature Park, dan Gourmet Tower.

“Bagi APL ini untuk pertama kalinya membangun tiga mal sekaligus yang terdiri atas Branded Mall, Fashion Mall, dan Trade Mall,” jelas Paul Christian.

Khusus untuk hunian, Borneo Bay Residences terdiri atas dua menara, yakni Kartanegara Mansion dan Marthadipura Mansion, serta Annex yang merupakan penghubung antar kedua menaratersebut. Total hunian ini sebanyak 1.110 apartemen.

APL berharap kehadiran Borneo Bay City semakin memperkuat keberadaan Balikpapan sebagai kota bisnis dan kota Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE). Hal ini juga semakin didukung oleh lokasinya yang strategis, yakni sekitar 20 menit dari Bandara International Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan dan 15 menit dari Pelabuhan Semayang.

Pesona Balikpapan

Kota Balikpapan dan Kaltim secara umum terus berbenah. Apalagi, pemerintahan Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda selesai akhir 2018. Bahkan, ruas tol itu bakal disambung hingga ke Bontang.
Selain gencar membangun, kualitas kota Balikpapan juga terus meningkat dari waktu ke waktu. Belum lama ini, Bandara Internasional Sutan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan berhasil masuk peringkat 16 bandara dengan tingkat layanan terbaik di dunia. Prestasi ini berdasarkan survei oleh Airport Service Quality (ASQ) yang dilakukan oleh Airport Council International (ACI).

Posisi Bandara Sepingan Balikpapan ini berada di atas rangking Bandara San Antonia di Texas, Bandara Penang di Malaysia, dan Bandara Bengaluru di India. SAMS Sepinggan Balikpapan juga sukses masuk posisi 12 di tingkat Asia, dan urutan nomor satubandara terbaik di Asia Tenggara.

Selain itu, Balikpapan juga akan memiliki stadion terbaik di Asia,yakni Stadion Batakan yang diklaim mirip dengan stadion klub raksasa Eropa yakni Arsenal. Stadion ini akan mampu menampung 40 ribu penonton.

Prestasi Balikpapan belum berhenti di sini. Pada 2015, kota iniberhasil menempati urutan pertama dalam kampanye We Love Cities yang merupakan rangkaian dari inisiatif Earth Hour City Challenge (EHCC). Karena itu, Balikpapan berhak menyandang gelar ‘The Most Loveable City 2015’. Terpilihnya kota Balikpapan setelah bersaing dengan 47 kota finalis EHCC di 17 negara.

Kedepan, Balikpapan menjadi kota metropolitan di Kalimantan dengan Borneo Bay City berada di kawasan pusat bisnis (central business district/CBD)-nya. Hal ini juga didukung dengan pembangunan infrastruktur berstandard internasional sehingga Balikpapan pantas dinobatkan sebagai The New Metropolitan City.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com