11 Kota di Asia Pasifik Jadi Destinasi Investasi Orang Ultrakaya

Big Banner

Jakarta, KompasProperti – Hanya ada 11 kota di Asia Pasifik yang menjadi tujuan Ultra High Net Worth Individuals (UHNWI) atau orang-orang ultrakaya untuk membeli rumah dan berinvestasi properti.

Demikian yang tercantum di dalam laporan Alpha Cities Index yang dirilis bersamaan dengan edisi pertama “Global Property Handbook” oleh Wealth-X, Warburg Realty, dan Barnes International Realty.

Dari 50 kota yang masuk ke dalam Alpha Cities Index, 10 di antaranya berasal dari Asia. Mereka adalah Tokyo di posisi 3, Sydney (4), Osaka (6), Hongkong (11), Singapura (16), Bangkok dan Beijing (30), Mumbai (42), Shenzhen (46), dan Guangzhou (49).

Alpha Cities Index memberikan penilaian menggunakan tiga indikator, yakni faktor praktikal, emosional, dan finansial.

Indikator praktikal terdiri dari empat sub-indikator, yakni konektivitas travel melalui udara, keamanan individu, jejak hijau kota, dan kedekatan geografis dengan universitas terkemuka.

Pada indikator pertama ini hanya Tokyo yang berhasil masuk ke dalam 10 besar bersama dengan delapan kota Amerika Serikat (AS) dan satu kota Eropa.

“Ibu kota Jepang mendapatkan skor sangat baik pada keselamatan pribadi dan juga konektivitas,” tulis laporan tersebut.

Indikator berikutnya adalah faktor emosional yang terdiri dari sub-indikator berupa populasi UHNWI, cultural richness berupa museum dan restoran kelas atas, hotel bintang lima, serta pusat belanja mewah.

Sebanyak lima kota Asia berhasil masuk ke dalam 10 besar indikator emosional tersebut. Mereka adalah Tokyo (3), Hongkong (5), Beijing (7), Osaka (8), dan Singapura (10).

Kelima kota Asia tersebut dinilai Wealth-X memiliki jumlah populasi UHNWI dan pusat belanja mewah cukup banyak. Bahkan Hongkong disinyalir menjadi tempat populasi UHNWI terbanyak nomor tujuh di dunia.

Indikator terakhir adalah faktor finansial yang melihat bahwa kemudahan berbisnis, nilai properti, persaingan pajak properti, dan keamanan simpanan investasi sebagai faktor penting bagi orang-orang ultrakaya untuk menempatkan uangnya di salah satu kota atau negara.

Dalam indikator ini hanya Sydney yang berhasil masuk dalam 10 besar dan sekaligus menjadi pemuncak mengungguli kota-kota lainnya di Eropa dan Amerika.

“Sydney meraih posisi pertama dalam faktor finansial karena pajak properti kompetitif dan nilai properti per meter perseginya yang relatif terjangkau serta statusnya sebagai pusat keuangan regional Asia Pasifik,” tulis Wealth-X.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me