Dampak Kehadiran Jalan Layang Antapani, Antrean Berkurang 300 Detik

Big Banner

BANDUNG, KompasProperti – Fungsi Jalan Layang Pelangi Antapani, Bandung, adalah untuk mengurangi antrean kendaraan di persimpangan.

Saat uji coba pada akhir Desember 2016, jalan layang ini dinilai telah mampu mengurangi waktu tunggu kendaraan dengan cukup signifikan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Pusat Jalan dan Jembatan Badan Penelitian dan Pengembangan (Pusjatan Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Faza.

“Dari (yang sebelumnya) 400 detik jadi 100 detik,” ujar Herry, sebelum peresmian Jalan Layang Antapani, Selasa (24/1/2017).

Dia menuturkan, jalan layang ini memang dibangun untuk lalu lintas biasa. Saat diuji coba, lalu lintasnya juga tergolong sedang.

Pada kesempatan yang sama, Herry menjawab keraguan masyarakat akan efektivitas jalan layang tersebut.

“Banyak yang komplen katanya bangun jalan layang ini tidak ada dampaknya. Tapi, setelah saya cek, ada,” kata Herry.

Arimbi Ramadhiani Jembatan Pelangi Antapani di Bandung. Gambar diambil Selasa (24/1/2017).

Keunggulan Jalan Layang Antapani

Jalan layang Antapani merupakan proyek percontohan teknologi corrugated mortarbusa pusjatan (CMP) yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia.

Baja struktur yang digunakan berbentuk corrugated atau armco dengan tiga jumlah bentang.

Panjang untuk bentang tengah adalah 22 meter dengan tinggi ruang bebas vertikal 5,1 meter dan lebar bentang lainnya (u-turn) adalah 9 meter.

CMP adalah teknologi yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Balitbang Kementerian PUPR.

Teknologi ini merupakan pengembangan teknologi timbunan ringan mortar busa dengan struktur baja bergelombang.

Kelebihan CMP adalah masa konstruksi yang lebih cepat 50 persen. Jika dibandingkan untuk konstruksi beton umumnya memakan waktu 12 bulan, CMP hanya memerlukan enam bulan.

Kelebihan lainnya adalah bentangan konstruksi jembatan yang panjang dengan lengkungan jembatan dapat mencapai 36 meter sehingga mampu mengakomodasi hingga delapan lajur kendaraan di bawah jembatan.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me