Pemkab Gorontalo Bangun 1.000 Rumah Layak Huni

Big Banner

Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo akan membangun sebanyak 1.000 rumah layak huni bagi warga miskin di daerah tersebut.

“Sesuai dengan dokumen RPJMD yang telah disusun untuk tahun 2017 ini, Pemkab Gorontalo menargetkan 1.000 unit pembangunan rumah layak huni bagi 1.000 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu,” kata Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, Kamis (26/1).

Untuk merealisasikan hal tersebut, Bupati mengharapkan bagi dinas terkait, dalam hal ini Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gorontalo yang merupakan OPD baru, agar dapat menyusun data akurat mengenai jumlah keluarga miskin.

“Selain menyusun data, saya juga mengharapkan agar dapat dibuatkan regulasi yang mengatur tentang perumahan dan pemukiman,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, Pemkab Gorontalo masih berharap bantuan perbaikan dan pembangunan rumah baru bagi masyarakat miskin akan terus mengalir dari kementerian PU dan Perumahan Rakyat di tahun yang akan datang.

Saat ini kata Bupati, kemampuan anggaran Kabupaten Gorontalo masih sangat rendah, sehingga untuk menganggarkan penanganan rumah tidak layak huni masih kurang.

Sebelumnya, Bupati meresmikan 371 unit rumah layak huni yang dibangun oleh Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2016 di Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Plt Kepala dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gorontalo, Syamsul Bajruddin menyampaikan bahwa masyarakat yang menerima bantuan sebanyak 371 KK yang tersebar di 12 desa se-kecamatan Telaga biru.

Yang terdiri dari Desa Tuladenggi 32 rumah, Talumelito 32 rumah, Dumati 32 rumah, Ulapato A 32 rumah, Pentadio Barat 32 Rumah, Pentadio Timur 32 Rumah, Lupoyo 32 Rumah, Dulamayo Utara 31 rumah, Tinelo 32 rumah, Timuato 32 rumah, Tonala 31 rumah dan Pantungo 22 Rumah.

“Ke depan, sesuai permintaan Bupati, maka kami akan melakukan pendataan kembali terhadap semua warga kurang mampu di Kabupaten Gorontalo dan sebagai dinas baru, kami sudah masuk pada penanganan tahap baru,” ujar Syamsul.

/FER

ANTARA

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me