Potensi Investasi Properti di Indonesia Dinilai Menguat

Big Banner

Jakarta – Perusahaan konsultan properti internasional, Jones Lang LaSalle (JLL) dalam laporan terbarunya menyatakan, kesempatan investasi properti di kawasan Asia Tenggara untuk tahun 2017 menunjukkan indikasi penguatan.

Laporan yang dirilis JLL secara khusus menyoroti tingkat pertumbuhan properti di Vietnam dan Indonesia, yang disebutkan telah menjadi motor penggerak dari penguatan tren investasi di kawasan Asia Tenggara.

Menurut data yang dirilis JLL, Vietnam merupakan rising star dalam hal investasi properti, dengan peluang yang sedemikian kuat untuk sektor perkantoran, perumahan dan ritel.

“Sektor real estate di Vietnam telah mengalami lonjakan sejak 2015. Hal itu didorong oleh reformasi kebijakan pemerintah untuk kalangan pengembang dan relaksasi aturan investasi asing,” kata Managing Director Singapore and Southeast Asia JLL, Chris Fossick, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Rabu (25/1) petang.

Sementara itu, kata Chris, perekonomian Indonesia diperkirakan akan menggeliat seiring dikeluarkannya berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), terutama dalam mengatasi masalah di sektor logistik dan infrastruktur.

“Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dengan menawarkan demografi dan populasi yang besar dan diperlukan untuk tumbuh berkembang. Dengan meningkatnya stabilitas politik dan ekonomi serta pertumbuhan permintaan produk konsumen, hal itu juga akan memperluas ruangan properti logistik,” kata dia.

Feriawan Hidayat/FER

BeritaSatu.com

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me