Basuki Klaim Percepatan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing Indonesia

Big Banner

JAKARTA, KompasProperti – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono membeberkan proyek-proyek infrastruktur yang tengah dan akan dibangun sampai 2019.

Sejak 2014, menurut Basuki, sudah banyak infrastruktur, terutama jalan tol yang dibangun memberi dampak positif terhadap daya saing Indonesia. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil riset Global Competitiveness Index.

“Dengan apa yang sudah kita lakukan, bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan, itu kita (Indonesia) sudah naik rankingnya. Berarti ada hasilnya,” ujar Basuki pada acara Economic Challenges: Transportation Outlook 2017, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Dia mengatakan, riset tersebut menunjukkan bahwa pada 2014, Indonesia berada di peringkat 84.

Sementara pada 2015, peringkat Indonesia naik ke 72. Pada tahun kemarin, daya saing infrastruktur Indonesia kembali mengalami peningkatan ke peringkat 64.

“Pembangunan jalan ini, memang kita harus menyediakan prasarana jalan ini untuk berpindah atau memindahkan orang dan jasa dengan lebih cepat, lebih aman, dan lebih murah. Itu prinsipnya,” tutur Basuki.

Prinsip tersebut dapat membawa Indonesia memenangkan kompetisi dalam hal daya saing infrastruktur.

Basuki juga menyampaikan, selama 40 tahun, Indonesia baru membangun 480 kilometer.

Dalam rangka percepatan, Kementerian PUPR akan membangun jalan tol dalam 5 tahun ke depan dengan penambahan minimal 1.873 kilometer.

“Walaupun 1-2 tahun itu ada kemacetan seperti pada 2017 ada kemacetan di tol, tapi tidak akan separah 2016,” sebut Basuki.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me