Miliki 200 Hektar Land Bank, Wika Siapkan Sejumlah Proyek Baru

Big Banner
Tamansari Pesona Bali, proyek residensial milik PT Wika Realty. Foto: Rumah123/Wika Realty

Saat ini, PT Wika Realty memiliki cadangan lahan (land bank) seluas hampir 200 hektar. Namun,  lahan yang dipergunakan untuk pembangunan baru 32 hektar. Cadangan lahan ini berada di Jakarta, Bogor, Samarinda, Kendari, Manado, Depok, Pelabuhan Ratu, Semarang,  Balikpapan, Medan, Bali, dan Bandung.

Sedangkan pendapatan berkelanjutan (recurring income) Wika Realty saat ini masih di bawah 10 persen. Berdasarkan total revenue perusahaan berasal dari unit properti yakni, club house, komersial area, dan hotel.

Baca juga: Beneran Lho, Stadion Oakland Raiders Jadi Proyek Patungan

“Kami rencanakan pendapatan dari recurring income di tahun ini dan tahun-tahun mendatang dapat mencapai lebih dari 10 hingga 15 persen. Dalam jangka panjang diharapkan dapat terus tumbuh seiring dengan peningkatan investasi properti jenis ini,” kata Direktur Utama PT Wika Realty, Imam Sudiyono, Jakarta, Senin (23/1).

Pada semester kedua 2017, Wika akan memperkenalkan sejumlah proyek yang siap dipasarkan sekaligus merencanakan membangun proyek-proyek high rise yang telah mendapatkan total kontrak tercatat (order book) cukup tinggi.

Baca juga: Agung Podomoro Land Kembangkan Tiga Proyek Baru Tahun Ini

Jumlah total belanja modal (capital expenditure/capex) yang disiapkan Wika Realty pada tahun ini sebesar Rp2,4 triiun. Selain itu, Wika juga tengah mempersiapkan penjualan saham perdana (initial public offering/IPO) pada tahun ini.

“Saat ini sudah dibentuk tim. Menyiapkan proses pemilihan para profesi penunjang yang akan mendukung perusahaan untuk IPO. Diharapkan atas IPO ini dapat menyerap dana sebesar Rp3 triliun lebih,” ucapnya. (ed: dod)

  

rumah123.com