Obsesi PPRO Menjadi 5 Besar. Makin Agresif di Saat Sulit (1)

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi januari 2017 menurunkan profil dan kinerja PP Properti yang berambisi untuk menjadi “lima besar” pengembang terkemuka di Indonesia. Usaha itu ditandai dengan semakin agresif meluncurkan sejumlah proyek prestisius.

Tahun 2017 milsanya perushaan plat merah ini mencatat dana belanja modal sekitar Rp1,5 triliun hingga Rp2 triliun. Selain terus membangun proyek yang sedang berjalan, PP Properti di tahun 2017 berencana meluncurkan lima proyek baru.

Anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk, (PPRO) perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah berpengalaman di bidang jasa kontruksi, realti dan properti, EPC dan investasi sejak tahun 1953 ini sangat aktif meluncurkan berbagai proyek properti. Bahkan di saat kondisi pasar properti Indonesia sedang lesu Saat ini setidaknya ada 17 proyek properti yang sudah dan sedang digarap.

PPRO awalnya adalah divisi properti PT PP (Persero) Tbk, kemudian resmi dipisahkan (spin off) dan berdiri sebagai anak perusahaan PT PP (Persero) Tbk pada 12 Desember 2013. Proyek properti yang dikembangkan di beberapa kota di Indonesia itu akan menjadi andalannya masa depan bagi antara lain Grand Kamala Lagoon Bekasi, Grand Dharma Husada Lagoon Surabaya, Grand Sungkono Lagoon Surabaya Barat, Gunung Putri Square Bogor, The Ayoma Serpong, Evencio Margonda Depok, Verdura Sentul Bogor, River View Jababeka Cikarang Bekasi, Amarta View Semarang, The Alton Tembalang Semarang, Paladian Park Kelapa Gading, serta Park Hotel Jakarta dan Prime Park Hotel Bandung.
Produk properti yang dibangun dipasarkan dengan range harga mulai dari Rp200 jutaan sampai Rp1 miliaran.

Melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada Mei 2015 terus melakukan terobosan dalam mengembangkan bisnis propertinya, salah satunya dengan menciptakan diferensiasi produk dan jasa yang dikemas dengan tag line ‘Beyond Space’. Kini PT PP Properti Tbk. fokus mengelola beragam portofolio perumahan, perkantoran, apartemen serta ritel dan komersial di sektor industri properti di Indonesia.

Direktur Utama PT PP Properti Tbk. Taufik Hidayat mengatakan PT PP Properti Tbk. berinovasi menciptakan design dan konsep arsitektur bangunan yang dapat diterapkan baik untuk proyek hunian, perkantoran, ritel dan komersial. Kini PT PP Properti Tbk. memiliki tiga unit bisnis, yaitu Komersial, Residensial dan Hotel.

”Bukan sekedar menyediakan ruang dan tempat, tetapi kami berusaha agar setiap bangunan yang dikembangkan akan menjadi tempat yang nyaman, memberikan ketenangan dan kesejukan bagi penghuninya, yang dapat menyelaraskan kehidupan dengan alam di sekitarnya, dan membuat penghuninya sehat lahir dan batin,” ujar Taufik seraya mengatakan PT PP Properti Tbk. mengusung visi “Menjadi Lima Besar Pengembang Terkemuka di Indonesia”. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

mpi-update.com