Pilah Pilih Dinding Tanaman “Pendingin” Rumah!

KOMPAS.com — Untuk desain rumah yang beriklim tropis, kadang kala kita membutuhkan secondary skin agar cahaya matahari tidak langsung masuk ke dalam ruangan. Kali ini, cobalah buat dinding tambahan yang berkolaborasi dengan tanaman, sebuah dinding tanaman.

Selain sebagai pelindung dari paparan sinar matahari langsung, dinding tanaman pun akan menyejukkan rumah sehingga hobi bercocok tanam pun dapat tersalurkan. Anda dapat mencoba mengganti “sedikit” pagar yang ada dengan pagar tanaman.

Pagar tersebut sedap dipandang mata dan juga bisa menyaring udara kotor serta menyerap zat karbondioksida. Dengan begitu, udara yang masuk ke dalam rumah akan bersih dan terasa segar.

Namun, agar lebih aman, padukan bagian ini dengan material lain, seperti beton, besi, atau kayu. Jangan lupa memangkasnya agar pagar tanaman tetap terlihat cantik.

Selain itu, Anda juga bisa menanam pohon di pekarangan rumah. Penempatan dinding tanaman yang tepat akan melindungi rumah dari sengatan matahari.

Pilih pohon yang bercabang banyak dan dahan dan ranting yang tidak mudah patah agar dapat membentuk kanopi alami. Pohon yang biasa dipilih adalah pohon mahoni, tanjung, dan asam. Sama seperti dinding tanaman dan pagar tanaman, pohon yang ditanam di pekarangan pun dapat menyerap zat karbondioksida.

Percantik balkon Anda dengan tanaman. Hal tersebut akan menyejukkan serta memperindah balkon Anda. Pilih tanaman yang cocok dengan keadaan balkon. Jika cukup sinar matahari, tanaman berbunga cocok dijadikan pilihan. Balkon Anda akan “berwana”. Bila kurang sinar matahari, pilih tanaman yang berdaun indah, seperti anturium.

Memang, semua butuh waktu ekstra untuk merawatnya. Akan tetapi, tak ada salahnya mencoba. Selain tidak mengeluarkan banyak biaya, dengan dinding tanaman, rumah pun menjadi sejuk dan sedap dipandang mata.

(Primaningtyas KC, Yusuf Fatchurrochman, Sabrina Alisa)

properti.kompas.com