Properti Sewa di Singapura Turun Harga

Big Banner

SINGAPURA, KompasProperti – Berdasarkan laporan Business Times, Singapura muncul sebagai destinasi paling mahal nomor tujuh seantero Asia untuk kategori akomodasi sewa kelas atas tahun ini. Peringkat ini turun dari posisi sebelumnya pada 2016 silam.

Sementara itu, Hongkong tampil sebagai lokasi destinasi paling mahal di Asia dengan sewa rata-rata untuk apartemen tiga kamar tidur tanpa furnitur menyentuh angka 10.189 dollar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 136 juta per bulannya.

Tokyo dan Seoul berturut-turut ada di posisi dua dan tiga, diikuti Yokohama, Shanghai, dan Beijing.

Menurut Survei Akomodasi terakhir yang dilakukan oleh ECA International, rata-rata sewa di Singapura turun signifikan sejak 2012 untuk apartemen tiga kamar tidur tanpa furnitur di lingkungan ekspatriat sebesar 4.345 dollar AS atau sekitar Rp 58 juta per bulannya.

Direktur Regional Asia ECA International Lee Quane mengatakan ada beberapa faktor yang membuat sewa apartemen di Singapura turun.

Pertama, jumlah ekspatriat di Singapura tidak bertambah cenderung stabil akhir-akhir ini yang memperlambat permintaan untuk properti sewa di lingkungan tempat tinggal ekspatriat.

“Selanjutnya, peningkatan sarana transportasi di sini telah membuat perpindahan dari distrik populer seperti 9-11 ke lokasi lebih murah,” jelas Lee.

Selain itu, lanjut Lee, Singapura juga menerima lebih banyak pekerja atau orang-orang dari China, Malaysia, Taiwan, dan Thailand yang bujet perumahannya lebih rendah.

“Faktor-faktor tersebut, ditambah dengan meningkatnya suplai di pasar telah menyebabkan para pemilik tanah meresponnya dengan menurunkan harga sewa,” imbuhnya.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me